Page 21 - 185040103_Ninda Rahma Suciati_Biologi B
P. 21
Fungsi jaringan ikat :
1) Memberi bentuk dan penunjang bagi tubuh
2) Mengikat berbagai jaringan agar tetap menyatu dan menyediakan materi pembungkus
antar bagian-bagian tubuh
3) Substansi dasar dari jaringan ikat yang renggang
4) Substansi dasar merupakan suatu barier terhadap penyebaran penyakit
Nama lain untuk jaringan ikat, yaitu jaringan penyokong atau penyambung. Dalam hal
susunan sel-sel yang menyusunnya, kandungan bahan interseluler, dan fungsinya, jaringan
ikat berbeda dari jaringan epitel. Ciri yang khas dari jaringan ikat, yaitu terdiri atas bahan
interseluler (bahan di antara sel) yang disebut matriks. Matriks ini terdiri atas serat-serat dan
substansi (bahan) dasar yang bentuknya tidak teratur. Pada jaringan ikat, matriks ini
merupakan hasil sekresi sel-sel jaringan ikat. Sel-sel pada jaringan ikat kebanyakan
bentuknya tidak teratur. Pada sitoplasmanya terdapat granula dan inti selnya
menggelembung. Sel-sel jaringan ikat yang terdapat pada tulang rawan disebut kondrosit,
jika terdapat pada tulang disebut osteosit, tetapi apabila terdapat pada jaringan konektif yang
longgar maka sel-selnya disebut fibroblas.
1) Matriks (Bahan Interseluler)
Seperti telah diuraikan di atas, jaringan ikat terdiri atas sel-sel jaringan ikat dan matriks.
Sel-sel pada berbagai bentuk jaringan ikat berbeda, baik nama, bentuk, serta fungsinya,
sedangkan matriks terbagi menjadi dua, yaitu fibrosa yang berbentuk serat dan amorf yang
tidak berbentuk.

