Page 1 - MODUL SKI 9_
P. 1
Halaman 1
BAB V
WALISONGO DALAM DAKWAH ISLAM DI INDONESIA
Tokoh-tokoh Walisongo sebagai waliyullah, yaitu
orang yang dekat dengan Allah serta mulia.
Walisongo juga berkedudukan sebagai waliyul
amri, yaitu orang yang memegang kekuasaan atas
hukum kaum muslimin serta pemimpin
masyarakat yang berwenang menentukan dan
memutuskan urusan masyarakat, baik dalam
bidang keduniawian maupun keagamaan.
Wali yang dimaksud adalah Waliyullah yang
mempunyai makna orang yang mencintai dan
dicintai Allah. Adapun kata songo berasal dari
bahasa Jawa yang bermakna “sembilan”. Jadi,
Walisongo berarti “wali sembilan” yang mencintai
dan dicintai Allah. Mereka dipandang sebagai
pemimpin dari sejumlah mubaligh Islam di
nusantara.
Adapun nama-nama Wali Songo sebagai berikut;
Sunan Ampel, Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan
Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Kali
Jogo, Sunan Muria dan Sunan Gunung Jati.
Tokoh-tokoh Walisongo sebagai waliyullah, yaitu
orang yang dekat dengan Allah serta mulia.
Walisongo juga berkedudukan sebagai waliyul
amri, yaitu orang yang memegang kekuasaan atas
hukum kaum muslimin serta pemimpin
masyarakat yang berwenang menentukan dan
memutuskan urusan masyarakat, baik dalam
bidang keduniawian maupun keagamaan.
Gelar sunan atau susuhunan berasal dari kata suhun-kasuhun-sinuhun dalam bahasa Jawa kuno yang berarti
menghormati. Lazimnya, gelar tersebut digunakan untuk menyebut guru suci (mursyid thariqah dalam Islam).
Kata Walisongo merupakan bentuk majemuk yang berasal dari kata wali dan songo.
Wali yang dimaksud adalah Waliyullah yang mempunyai makna orang yang mencintai dan dicintai Allah. Adapun
kata songo berasal dari bahasa Jawa yang bermakna “sembilan”. Jadi, Walisongo berarti “wali sembilan” yang
mencintai dan dicintai Allah. Mereka dipandang sebagai pemimpin dari sejumlah mubaligh Islam di nusantara.

