Page 19 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 19
3. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
a. Menyebutkan manfaat orang jujur dengan benar
b. Menyebutkan kerugian orang yang tidak jujur dengan benar
4. Pengembangan Materi
Banyak kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari dapat diceritakan oleh
guru untuk menggambarkan manfaat sifat jujur. Serta menjelaskan kerugian
yang menimpa orang-orang yang tidak jujur.
Misalnya: apabila ada anak kehilangan barang yang dicintai. Lalu ia
mengumumkan kepada teman-temannya. Ternyata barang yang hilang itu
diamankan oleh salah seorang teman yang kemudian menghampirinya, dan
berkata: wahai kawan, ini barangmu yang kau cari! Lain kali hati-hati! Apa
yang dirasakan oleh seseorang yang hilang barangnya itu? Pastilah hatinya
senang. Teman-teman yang lain juga senang kepada yang menemukan dan
mengembalikan barang kepada pemiliknya. Akibatnya ia juga akan disukai
oleh kawan-kawannya karena kejujurannya itu.
Sebaliknya, di kisah yang lain, bagaimana kalau ada seseorang menemukan
barang berharga milik orang lain. Lalu, ia diam saja dan menyembunyikan.
Sifat orang yang seperti itu tidak mulia.
5. Proses Pembelajaran
a. Persiapan
1) Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa
bersama.
2) Memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempat duduk
disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
3) Menyapa peserta didik dengan ramah.
4) Menyampaikan tujuan pembelajaran.
5) Beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu dapat berupa illustrasi
gambar atau tayangan visual (film) yang relevan.
6) Beberapa alternatif model/strategi/metode pembelajaran yang
digunakan di antaranya (1) ceramah interaktif (menceritakan dan
menjelaskan kisah melalui gambar atau tayangan visual/film yang
bersifat kontekstualkekinian), (2) diskusi dalam bentuk the educational-
diagnosis meeting artinya peserta didik berbincang mengenai pelajaran
di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas
pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh
pemahaman yang benar, dan dilengkapi dengan lembar pengamatan
dalam pelaksanaan diskusi.
b. Pelaksanaan
1) Peserta didik yang mempunyai pengalaman/cerita kehidupan sehari-
hari tentang orang yang jujur, atau curang, dipersilakan bercerita.
Guru mengajak yang lain bertanya. Misalnya: apa yang kamu lihat
tentang keuntungan bersikap jujur seperti itu?
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 7

