Page 21 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 21
6. Penilaian
Guru dapat mengembangkan penilaian untuk semua aktivitas siswa dan
penskorannya disesuaikan.
Contoh:
Misalnya dalam semester ini yang akan dinilai dari siswa meliputi 2 sikap
yang terkait dengan bab Jujur, yakni kedisiplinan dan kesantunan. Maka
pemberian skor nilainya adalah sebagai berikut.
Nama siswa: ………………
No. Aspek Pengukuran Nilai Akhlak: Skor
Kedisiplinan:
1. (MK=4, MB=3, MT=2, BT=1) 1 - 4
Kesantunan:
2. 1 - 4
(MK=4, MB=3, MT=2, BT=1)
Skor Maksimum 8
Nilai siswa = (nilai perolehan : 8) x 10 atau 100
Keterangan:
MK: Membudaya (apabila peserta didik terus menerus
memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam aspek secara
konsisten).
MB: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah
memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan
dalam aspek dan mulai konsisten).
MT: Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai
memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang
dinyatakan dalam aspek tetapi belum konsisten).
BT : Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan
tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam aspek).
Guru dapat mengembangkan instrumen penilaian sesuai dengan kebutuhan
peserta didik.
Catatan:
Nilai dapat dikonversi sesuai dengan nilai yang berlaku.
Penilaian kegiatan diskusi kelompok
Dalam kegiatan diskusi, penilaiannya dapat dilakukan dengan cara seperti
di bawah ini.
Contoh
Dalam diskusi sikap peserta didik dapat dinilai apakah mereka mengamalkan
nilai-nilai baik yang diajarkan ataukah tidak. Misalnya ada tiga sikap
terkait dengan bab ini yang akan dinilai, yakni keaktifan, ketangkasan, dan
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 9

