Page 26 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 26
8) Pada rubrik “Sikapku”, guru menjelaskan bahwa peserta didik secara
mandiri dapat melafalkan sendiri.
9) Pada rubrik “Ayo Kerjakan” peserta didik secara berpasangan (dengan
teman sebangku) melafalkan surah an-Nās secara bergantian.
6. Penilaian
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan individu
melafalkan surah an-Nās melalui rubrik berikut.
Nama siswa: ………………
No. Aspek Pengukuran Skor
Kelancaran melafalkan
1. 1 - 4
(4=sangat lancar, 3=lancar, 2=cukup, 1=kurang)
Makhraj
2. 1 - 4
(4=sangat baik, 3=baik, 2=cukup, 1=kurang)
Kefasihan
3. 1 - 4
(4=sangat fasih, 3=fasih, 2=cukup, 1=kurang)
Adab
4. 1 - 4
(4=sangat baik, 3=baik, 2=cukup, 1=kurang)
Skor Maksimum 16
Nilai siswa = (nilai perolehan : 16) x 10 atau 100
Penilaian semacam ini bisa dikembangkan untuk menilai apa saja dengan
tujuan memperbaiki kemampuan siswa belajar membaca al-Qur’ān.
Apabila diterapkan untuk pelaksanaan rubrik tertentu, seperti rubrik tugas
kelompok, maka aspek yang diukur dapat diubah. Misalnya keaktifan dan
keseriusan saat berdiskusi.
7. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai
KKM, diminta untuk membantu berlatih pelafalan surah an-Nās kepada
teman lain yang belum lancar (guru mencatat dan memberikan tambahan
nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan)
8. Remedial
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi (mencapai KKM), guru
menjelaskan kembali materi surah an-Nās (lihat di rubrik pengembangan
materi).
14 Buku Guru Kelas II SD/MI

