Page 53 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 53

Bagaimana jika kita tidak mau bekerja sama, pasti beban hidup menjadi berat.
                         Contoh  jika  ada  jalanan  yang  rusak.  Apabila  semua  orang  tidak  bekerja
                         sama memperbaikinya maka jalan akan selamanya rusak. Atau apabila yang
                         memperbaiki  hanya  seseorang  maka  akan  memberatkannya. Begitu  juga
                         jika menyewa tukang, maka biaya perbaikan pasti mahal. Berbeda dengan
                         jika dilakukan dengan bekerja sama untuk memperbaikinya. Beban kerja
                         menjadi ringan, dan bisa jadi tidak harus mengeluarkan banyak biaya.
                         Ada pula orang yang sudah mau bekerja sama dan bergotong royong, tapi
                         diam-diam  ia  pergi  meninggalkan  yang  lain  yang  sedang  bekerja  sama.
                         Sikap seperti ini bukanlah sifat terpuji karena akan semakin memberatkan
                         pekerjaan orang lain.

                      5. Proses Pembelajaran
                         a. Persiapan
                           1)  Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa
                               bersama
                           2)  Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempat
                               duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran
                           3)  Guru menyapa peserta didik dengan ramah
                           4)  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
                           5)  Beberapa  alternatif  media/alat  peraga/alat  bantu  dapat  berupa
                               illustrasi gambar atau tayangan visual (film) yang relevan.
                           6)  Beberapa  alternatif  model/strategi/metode  pembelajaran  yang
                               digunakan  di  antaranya  (1)  ceramah  interaktif  (menceritakan
                               dan  menjelaskan  kisah  melalui  gambar  atau  tayangan  visual/film
                               yang  bersifat  kontekstualkekinian),  (2)  diskusi  dalam  bentuk  the
                               educational-diagnosis  meeting  artinya  peserta  didik  berbincang
                               mengenai  pelajaran  di  kelas  dengan  maksud  saling  mengoreksi
                               pemahaman  mereka  atas  pelajaran/materi  yang  diterimanya  agar
                               masing-masing memperoleh pemahaman yang benar, dan dilengkapi
                               dengan lembar pengamatan dalam pelaksanaan diskusi.

                         b. Pelaksanaan
                           1)  Peserta didik mencermati bacaan yang ada dalam buku teks.
                           2)  Peserta  didik  menanyakan  tentang  hal  yang  telah  dicermatinya
                               melalui bacaan.
                           3)  Peserta  didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
                           4)  Masing-masing kelompok berdiskusi berkaitan dengan materi kerja
                               sama yang ada dalam buku teks dan pengalaman peserta didik dalam
                               kehidupan sehari-hari.
                           5)  Setelah  diskusi  selesai  masing-masing  membuat  rumusan  dan
                               mengaitkan materi dengan kehidupan kontekstual peserta didik.
                           6)  Masing-masing  kelompok  menyampaikan  hasil  diskusinya,
                               sementara kelompok lain menanggapi dengan berbagai pernyataan
                               atau masukan. Selanjutnya membuat kesimpulan


                                                                                  Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti   41
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58