Page 26 - Buletin JPP Lmuharib'IIS Edisi Disember
P. 26

Pertiwiku







                                         Teruntuk pertiwi yang ku rindukan,

                                  Yang sedang difikirkan bahkan dikhawatirkan.


                                                        Hari ini,
                         Ku ingin merajah doa di bawah jumantara kelam menyelimuti
                                                        malam,

                                            Menuliskan sajak-sajak luka,
                          Berbelasungkawa pada hak-hak budaya yang kian dicabuk

                                                       dendam.


                                            Hari ini, pertiwi terluka parah,
                            Tersedu-sedih dengan tingkah halakah yang punya daya

                                                 mencabuk serakah,
                                              Mencabik-cabik budaya,
                                         Hingga warisan selubung nestapa.


                                    Hari ini, air mata pejuang kian berguguran,

                                           Jiwa warisan dihempas kejam,
                          Melihat bangsa hidup nyawa-nyawa ikan sebelum ditolak ke

                                              pusara tanpa batu nisan.


                                         Malam ini, sudah di pertengahan,
                                 Aku berharap dedaunan kan berbicara keadilan,
                                         Melaporkan setiap inci perjanjian,

                                        Menguak sumpah bangsa ketuanan,
                                        Warisan pesaka maruah berzaman.


                                            Dengarlah jeritan alam sunyi,

                                            Sedang bulan diposisi saksi,
                                       Ku titipkan suratku bersama merpati,

                                           Agar sampai di tangan pertiwi






                                             NUKILAN: MUHAMMAD AZMI
                                             SYAHMI BIN ARIS, PISMP, PAI 1
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31