Page 572 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 572

Bab 8 Gravitasi




                          8.7 Gangguan pada Kecepatan Orbit


                                   Misalkan  benda  m  sedang  mengorbit  benda  M  pada  lintasan
                          lingkaran  dengan  jari-jari  r1.  Misalkan  secara  tiba-tiba  laju  benda  m
                          berubah misalnya oleh tabrakan benda lain (planet ditabrak oleh asteroid
                          besar). Pertanyaan, apa yang terjadi dengan orbit planet tersebut?

                                   Jelas  di  sini  bahwa  yang  mengalami  perubahan  adalah  energi
                          kinetik  benda  sedangkan  energi  potensial  tidak  berubah.  Dengan
                          berubahnya energi kinetik maka energi mekanik benda berubah. Karena
                          energi mekanik benda memenuhi persamaan (8.16) maka benda tidak bisa
                          lagi bertahan di orbit berjari-jari r1. Benda akan berpindah ke orbit dengan
                          jari-jari  r2  sedemikian  sehingga  energi  mekanik  baru  memenuhi
                          persamaan (8.16). Berapa jari-jari orbit baru tersebut? Mari kita hitung
                          dan perhatikan Gambar 8.9.

                                   Ketika masih berada di orbit dengan jari-jari r1 maka energi kinetik
                          dan energi mekanik benda m adalah



                                        1
                                             2
                                   K     mv
                                     1
                                        2    1


                                            1 GMm
                                   EM    
                                       1
                                            2   r 1



                                   Jika laju benda tiba-tiba berubah sebesar v maka energi kinetik
                          benda m berubah menjadi




                                         1
                                     ' K   m v      v
                                                    2
                                     1
                                         2    1
                                              1
                                                           
                                              m v  2v v   v 2 
                                                   2
                                              2    1






                                                            559
   567   568   569   570   571   572   573   574   575   576   577