Page 70 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 70
Bab 1 Besaran dan Satuan
ketidakpastian yang diperoleh. Bagaimana cara melaporkan hasil pengukuran
berulang?
Saat melakukan pengukuran berulang maka sangat jarang kita
menemukan hasil yang semuanya sama. Ada nilai yang sama dan ada yang
tidak sama. Bahkan yang tidak sama lebih sering muncul daripada yang sama.
Lalu nilai apa yang kita laporkan? Yang kita laporkan adalah nilai rata-rata.
Bagaimana menghitung nilai rata-rata? Misalkan data yang kita peroleh dari n
kali pengukuran tampak pada Tabel 1.4
Tabel 1.4 Ilustrasi nilai pengukuran berulang. Xi adalah nilai pengukuran ke-i.
Pengukuran ke-i Nilai yang diperoleh
1 X1
2 X2
3 X3
4 X4
. .
. .
. .
n Xn
Tabel 1.4 menginformasikan bahwa kita melakukan n kali pengulangan
pengukuran. Nilai rata-rata didefinsikan sebagai
x x x ... x
x 1 2 3 n
n
n
x i
i1 (1.22)
n
Lalu berapa ketidakpastiannya? Ketidakpastian pengukuran berulang tidak
menggunakan nilai skala terkecil alat ukur tetapi mengginakan besaran yang
bernama variansi. Variansi didefinisikan sebagai berikut
57

