Page 200 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 200

Bab 2 Potensial Listrik dan Kapasitor


                        berkurang sebesar 63,2%.

                        2.22 Pengisian kapasitor

                                Sebaliknya  kita  akan  mengkaji  proses  pengisian  kapasitor.
                        Kapasitor,  tahanan,  dan  sumber  tegangan  dirangkaikan  seperti  pada

                        Gambar  2.42.  Mula-mula  kapasitor  kosong  dan  saklar  dalam  keadaan
                        tegangan. Tegangan antara dua kaki kapasitor nol. Pada saat t = 0 saklar
                        ditutup sehingga arus listrik mengalir dan kapasitor mulai terisi. Dengan
                        demikian  tegangan  antara  dua  ujung  kapasitor  makin  meningkat.
                        Bagaimana kebergantungan tegangan tersebut terhadap waktu? Mari kita

                        analisis.


                             C






                                        S



                             R

               Gambar 2.42 Skema rangkaian pengisian kapasitor


                                Misalkan tegangan baterei yang dipasang adalah Vo. Ketika saklar
                        ditutup  maka  rangkaian  pada  Gambar  2.42  menjadi  rangkaian  tertutup
                        sehingga  hubungan  antara  tegangan  baterei,  tegangan  kapasitor  dan
                        tegangan pada hambatan adalah



                                V   V res   V kap                                                (2.40)
                                  o


                        Tetapi Vres = IR dan Vkap = q/C sehingga

                                           q
                                V    IR 
                                  o
                                          C

                        Lakukan diferensial terhadap waktu ruas kiri dan ruas kanan persamaan
                        (2.40)


                                                           188
   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205