Page 209 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 209

Bab 2 Potensial Listrik dan Kapasitor


                        V. Kapasitor semacam ini dapat digunakan sebagai memori electron tunggal.
                        Tidak perlu menyimpan banyak muatan sebagai representasi data. Cukup

                        satu  elektoron.  Jika  tidak  ada  electron  pada  kapitor  maak  potensial
                        kapasitor  nol  dan  identic  dengan  bit  0.  Jika  ada  satu  electron  yang
                        tersimpan di kapasitor maka potensial kapasitor 1,44 V dan identic dengan

                        bit 1.

                        2.25 Topik Khusus III: Suparkapasitor
                                Superkapasitor  adalah  kapasitor  dengan  arsitektur  yang  berbeda
                        dengan kapasitor konvensional. Pada kapasitor konvensional, muatan listrik

                        disimpan dalam pelat konduktor yang telah ada dan tertentu. Kapasitansi
                        yang diperoleh semata-mata ditentukan oleh geometri kapasitor, yaitu luas
                        pelat  dan  jarak  antar  pelat.  Secara  teori,  kapasitansi  dapat  diperbesar

                        dengan  memperbesar  ukuran  pelat  atau  mereduksi  jarak  antar  pelat.
                        Namun  pembesaran  ukuran  pelat  terlampau  jauh  menyebabkan  ukuran
                        kapasitor sangat besar. Sebaliknya, reduksi jarak antara pelat yang terlalu
                        tipis  dapat  menyebabkan  perubahan  sifat  material  dielektrin  menjadi
                        konduktif sehingga kapasitor menjadi bocor. Adakah pendekatan lain untuk

                        menghasilkan kapasitor yang besar. Jawabnya ada, yaitu superkapasitor.
                        Superkapasitor  dapat  menghasilkan  kapasitansi  ratusan  kali  kapasitor
                        konvensional untuk ukuran yang sama. Luar biasa bukan?

                                Kalau pada kapasitor konvensional, material antara dua elektroda
                        adalah isolator (dielektrin) yang berfungsi menghidanri pertemuan muatan
                        pada elektroda positif dan negative. Namun, pada superkapasitor, material
                        pemisah dua elektroda adalah elektrolit. Kok bisa, padahal elektrolit adalah
                        konduktor  dalam  wujud  cair.  Sehingga  dapat  dialiri  arus  listrik.  Apakah

                        tidak  menyebabkan  muatan  di  elektroda  positif  dan  negative  bergabung?
                        Mari kita coba analisis.
                                Gambar  2.49  adalah  skema  superkapasitor  ketika  belum

                        dihubungkan dengan tegangan luar. Komponen utama adalah dua elektroda,
                        elektrolit,  dan  pemisah  di  tengah-tengah.  Masing-masing  elektroda
                        dihubungkan  dengan  rangkaian  luar  melalui  kolektor  yang  berupa  pelat
                        konduktor. Elektroda dibentuk dari material tertentu. Dalam keadaan tanpa
                        tegangan listrik luar maka ion terdistribusi secara random dalam elektrolit

                        dan di elektroda tidak terkumpul muatan. Dengan kata lain, kapasitor tidak
                        menyimpan muatan.




                                                           197
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214