Page 24 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 24

Ban 1 Elektrostatika



                                   N
                                     1   q  x q                                                (1.6)
                                              i
                                               r
                                    i 1 4 o r xi  3  xi

                        Contoh 1.2

                                Sebuah rantai polimer linier dapat dipandang sebagai muatan listrik
                        titik  sejenis  yang  jumlahnya  N  (N  adalah  jumlah  monomer  penyusun
                        polimer)  dijejer  dengan  spasi  yang  sama  (Gambar  1.8).  Misalkan  besar
                        masing-masing  muatan  adalah  q  dan  jarak  antar  muatan  adalah  a.
                        Tentukan besar gaya yang dialami muatan paling kiri.


                        Jawab
                                Karena  semua  gaya  segaris  maka  kita  dapat  mengabaikan  notasi

                        vector dan hanya menggunakan notasi scalar. Jelas bahwa semua gaya pada
                        muatan paling kiri arahnya sama dengan sumbu datar. Gaya total dapat
                        diperoleh dengan penjumlahan scalar biasa.




                 1          1         1                         N
                       a          a               …

                  q         q          q                        q

               Gambar 1.8 Ilustrasi rantai polimer yang ditanyakan dalam Contoh 1.2.

                                Besar gaya pada muatan 1 (paling kiri) oleh muatan-muatan lainnta
                        adalah


                                 F   F  F   ... F
                                      12
                                           13
                                  1
                                                    1
                                                     N

                                             1 q  2    1    q 2         1      q 2
                                                               ...
                                           4 0  a 2  4 0  2 (  ) a  2  4 0  [(N   ) 1  ] a  2

                                             1  q 2    1  1          1   
                                                   1     ...        
                                           4 0  a 2    4  9    (N   ) 2 
                                                                       1

                        Bentuk  penjumlahan dalam  kurung  siku  sulit  ditentukan  secara  analitik
                        jika N berhingga. Namun, jika N   hasilnya adalah  /6. Hasil ini dapat
                                                                                     2
                        kita  hitung  dengan  menggunakan  perintah  sum  1/k^2,  k=1  to  Infinity


                                                           12
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29