Page 28 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 28

Ban 1 Elektrostatika




                        a                        L




                 q                               Q


               Gambar 1.11 Muatan titik q ditempatkan pada jarak a dari salah satu ujung batang. Panjang batang adalah L.
               Muatan batang adalah Q dan tersebar secara merata sehingga muatan batang per satuan panjang adalah  =
               Q/L.




                               
                           
                           r  r    i x ˆ
                           q
                        
                 q      r   i x ˆ  a       dx    Q                 a+L



               Gambar 1.12 Elemen muatan pada batang melakukan gaya pada muatan q dalam arah sejajar sumbu batang.

               Jarak elemen tersebut ke muatan q adalah x. Elemen tersebut dipandang sebagai muatan titik.

                                                                                       
                        Berdasarkan  Gambar  1.12,  posisi  muatan  q  adalah  r       q   0   dan  posisi

                                          
                                               ˆ
                        elemen  adalah  r    i x .  Karena  muatan  batang  tersebar  homogeny  maka
                        kerapatan muatan per satuan panjang adalah           Q/  L . Perhatikan elemen
                        sepanjang  dx.  Besar  muatan  yang  dikandung  elemen  tersebut  adalah
                        dQ 
                            
                               dx. Dengan menggunakan persamaan (1.8) maka gaya yang dialami
                        oleh muatan q akibat muatan pada batang adalah


                                      q   a L (  ˆ ) i x
                                                    
                                 F   4 o    x  3  ( dx )
                                  q
                                           a 


                                                                
                                           
                                   i ˆ  q  a L  x  ( dx)  i ˆ  q  a L  dx
                                     4 o  a  x 3        4 o  a  x 2


                                           
                                   i ˆ  q   1   a L    i ˆ  q  1    1  
                                                                       
                                          
                                                             
                                     4 o     x  a   4 o   a  a   L 


                                                           16
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33