Page 25 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 25

Ban 1 Elektrostatika


                        pada  Wolfram  alpha.  Jadi,  untuk  N  yang  sangat  besar  yang  bisa
                        disumsusikan tak berhingga maka hasiknya adalah


                                       1  q 2   2
                                 F 1        
                                     4 a  2   6
                                         0
                                    1 q  2
                                 
                                   24 0  a 2

                        Contoh 1.3
                                Kita kembali ke soal seperti pada Contoh 1.2 tetapi tanda muatan

                        bergantian positif dan negative seperti pada Gambar 1.9. Misalkan muatan
                        paling kiri negative. Kita akan menentukan besar gaya yang dialami muatan
                        paling kiri.


                        Jawab
                                Tampak  dari  Gambar  1.9  bahwa  muatan  yang  menempati  posisi
                        ganjil  memiliki  tanda  positif  dan  yang  menempati  posisi  genap  memiliki
                        tanda  negative.  Muatan  paling  kanan  bisa  memiliki  tanda  positif  atau

                        negative tergantung apakan N merupakan bilangan ganjil atau genap. Jika N
                        ganjil maka muatan paling kanan bertanda negative, dan sebaliknya.


                 1          1         1                         N
                       a          a               …

                  q         -q         q                        q

               Gambar 1.9 Gambar untuk Contoh 1.3.


                                Besar gaya pada muatan 1 oleh muatan-muatan lainnya adalah

                                 F   F  F   ... F
                                           13
                                      12
                                  1
                                                    1
                                                     N

                                              1   q 2   1    q 2         1       q 2
                                                                ...
                                             4 0  a 2  4 0  2 (  ) a  2  4 0  [(N   ) 1  ] a  2


                                              1   q 2    1  1   1          1    
                                                    1        ...         
                                             4 0  a 2    4  9  16     (N   ) 2 
                                                                              1

                        Bentuk penjumlahan dalam kurung siku di atas juga sulit ditentukan secara


                                                           13
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30