Page 517 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 517
Bab 7 Arus Bolak-Balik
tersebut. Sebagai contoh, untuk fungsi V Acos t o kita dapat
memberikan sudut untuk arah datar. Akibatnya, sudut yang dibentuk
o
vektor terhadap arah datar menjadi t saja. Diagram fasornya tampak pada
Gambar 7.17.
A
t
0
Gambar 7.17 Diagram fasor untuk fungsi V Acos t o dengan mengambil sumbu datar memiliki
sudut fasa
o
Lebih ekstrim lagi, kita dapat juga memberikan sudut t o untuk
arah datar. Pemilihan ini menyebabkan bentuk diagram fasor seperti pada
Gambar 7.18.
A
t
0
Gambar 7.18 Diagram fasor untuk fungsi V Acos t o dengan mengambil sumbu datar memiliki
sudut fasa t
o
Tambahan. Untuk menggambarkan diagran fasor, lebih dianjurkan
semua fungsi dinyatakan dalam bentuk kosinus. Jika dijumpai fungsi sinus,
505

