Page 55 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 55

Ban 1 Elektrostatika



                        Kuat  medan  total  di  titik  P  yang  diakibatkan  oleh  seluruh  muatan  pada

                        benda menjadi

                                        
                                      
                                 E P   d E
                                          P

                                    1       dq       
                                                (r   )                                           (1.31)
                                                      r
                                   4 o    P   r  3   P
                                          r



                                           y
                                                          P


                                                              
                                                              r   
                                                                   r
                                                              P
                                                  r P



                                                                  dq
                                                        
                                                       r
                                                                               x



               Gambar  1.31  Kuat  medan  listrik  yang  dihasilkan  benda  kontinu  sembarang.  Benda  besar  dibagi  atas
               elemen-elemen kecil. Karena kecil sekali maka elemen-elemen tersebut dapat dipandang sebagai titik-titik.

                                Persamaan (1.31) merupakan bentuk umum dari persamaan untuk

                        mencri kuat medan listrik yang dihasilkan oleh muatan yang terdistribusi
                        kontinu. Berdasarkan jenis distribusi muatan, kita menemui tiga macam
                        yaitu distribusi muatan, yaitu satu dimensi, distribusi muatan dua dimensi,

                        dan ditribusi muatan tiga dimensi.
                          i.   Untuk distribusi muatan satu dimensi, misalnya muatan pada kawat
                               maka  dq    dx   dengan  adalah rapat muatan per satuan panjang
                               dan dx adalah elemen panjang kawat.

                         ii.   Untuk distribusi muatan dua dimensi, misalnya muatan pada pelat
                               maka  dq    dS   dengan    adalah  rapat  muatan  per  satuan  luas

                               permukaan dan dS adalah elemen luas permukaan.
                                                                                          dV   dengan  
                         iii.   Untuk  distribusi  muatan  tiga  dimensi  maka  dq      
                               adalah rapat muatan per satuan volum dan dV adalah elemen volum


                                                           43
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60