Page 830 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 830

Bab 11 Teori Relavitas Khusus


                        10.4 Kontraksi Lorentz
                                Apakah  kontraksi  Lorentz  itu?  Yaitu  penyusutan  panjang  benda

                        akibat gerak relatif benda itu terhadap pengamat. Misalnya, panjang keerata
                        api  menurut  orang  di  tanah  (yang  bergerak  relatif  terhadap  kereta)  lebih
                        pendek  daripada  menurut  penumpang  kereta  (diam  terhadap  kereta).

                        Hubungan panjang menurut dua pengamatan tersebut dapat diturunkan
                        sebagai berikut.
                                Misalkan  panjang  kereta  menurut  pengamat  di  kereta  (diam
                        terhadap kereta) adalah Lo maka

                                  x   L
                                   '
                                       o

                        Barapa  panjang  yang  diukur  oleh  pengamat  di  tanah  (bergerak  terhadap

                        kereta)? Pengamat di tanah harus mencatat secara serentak posisi dua
                        ujung kereta. Jika tidak dicatat serentak maka panjang kereta yang diukur
                        salah. Misalnya sekarang mencatat posisi ekor kereta dan diperoleh nilai  x
                        =  100  m.  Beberapa  menit  kemudian  dicatat  posisi  hidung  kereta  dan
                        diperoleh  nilai  3100  m.  Maka  pengamat  tersebut  mengatakan  panjang

                        keketa adalah 3100-100 = 3000 m. Jelas ini hasil yang salah karena setelah
                        menunggu  beberapa  menit,  kereta  sudah  bergerak  maju  dan  pada  saat
                        hidung  kereta  pada  posisi  3100  m  mungkin  ekornya  sudah  berada  pada

                        posisi yang lain (bukan 100 m lagi). Hasil yang tepat akan diperoleh jika dua
                        posisi diukur dalam waktu yang sama sehingga selisih kedua posisi tersebut
                        benar-benar  merupakan  panjang  kereta.  Dengan  kata  lain,  pengamat  di
                        tanah  harus  mengukur  panjang  kereta  dengan  menerapkan  t               0 .
                        Misalkan panjang yang tercatat adalah L maka


                                  x   L


                        Dengan memasukkan  t        0  pada persamaan (11.24) kita peroleh

                                      t   ' u x  / ' c 2
                                       
                                 0 
                                           u 2
                                        1
                                           c 2
                        atau
                                       u  ' x
                                   ' t                                                  (11.25)
                                        c 2


                                                           818
   825   826   827   828   829   830   831   832   833   834   835