Page 827 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 827
Bab 11 Teori Relavitas Khusus
1 1
g( u, c)
1 uc c / 2 1 u c /
1 1
g( u, c)
1 uc c / 2 1 u c /
1 1
g( c, v)
1 vc c / 2 1 v c /
1 1
g( c, v)
1 vc c / 2 1 v c /
sesuai dengan persamaan (11.13) – (11.16). Dengan demikian,
bentuk penjumlahan dua kecepatan u dan v menghasilkan
u v
w (u , ) v
1 uv / c 2
yang merupakan formula penjumlahan Eisntein.
11.3 Transformasi Lorentz
Mari kita pandang tanah sebagai sebuah kerangka acuan yang
dinyatakan dengan posisi x dan waktu t. Kita pandang kereta sebagai
kerangka acuan lain dengan variable posisi x’ dan waktu t’, yang bergerak
relatif terhadap kerangka acuan x. Karena v adalah kecepatan penumpang
terhadap kereta (kerangka acuan x’) maka dapat ditulis
' x
v
' t
Karena w adalah kecepatan penumpang di kereta diukur dari tanah
(kerangka acuan x) maka dapat ditulis
x
w
t
Dengan demikian, persamaan (11.7) dapat kita tulis
815

