Page 893 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 893
Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom
= 1 (12.30)
Kaidah seleksi ini menyatakan bahwa hanya dapat berpindah antara dua
keadaan dengan selisih bilangan kuantum orbital 1. Jika mula-mula
elektron memiliki = 4 maka transisi yang dijinkan adalah pada keadaan
dengan = 3 atau = 5. Selain itu tidak boleh.
12.14 Larangan Pauli
Setelah membahas cukup mendalam tentang atom hidrogen, mari
kita bahas secara singkat atom yang mengandung elektron lebih dari satu.
Untuk atom hidrogen yang tidak berada dalam medan magnet, tingkat
energi hanya bergantung pada bilangan kuantum utama, n. Namun untuk
atom berlektron banyak, tingkat energi secara umum bergantung pada n
dan . Perbedaan ini disebabkan misalnya karena adanya interkasi antar
elektron yang dimiliki atom tersebut.
Dalam atom berlektron banyak, elektron-elektron dipandang
menempati keadaan-keadaan yang direpresentasikan oleh empat bilangan
kuantu, n, , m , dan ms. Pertanyaan berikutnya adalah, berapa buah
elektron yang boleh memiliki bilangan kuantum yang sama. Apakan boleh
lebih dari satu elektron memiliki n, , m , dan ms yang persisi sama?
Jawaban atas pertanyaan ini diberikan oleh Wolfgang Pauli melalui prinsip
larangan. Prinsip ini menyatakan
Tidak boleh lebih dari satu elektron dalam sebuah atom memiliki empat
bilangan kuantum yang sama.
Prinsip ini mengatur bagaimana penempatan elektron-elekton dalam
sebuah atom. Contohnya berikut ini.
1) Atom helium
Atom ini memiliki dua elektron. Kita menempatkan elektron mulai dari
kedaan dasar, yaitu n = 1.
Jika n = 1, maka hanya ada = 0.
Jika = 0 maka hanya ada m , = 0.
Untuk m , = 0 maka ada dua nilai ms yang mungkin, yaitu ms = -1/2 dan ms
= +1/2.
Jadi, pada tom helium, satu elektron memiliki n = 1, = 0, m , = 0, dan ms =
-1/2 sedangkan elektron lain memiliki n = 1, = 0, m , = 0, dan ms = +1/2.
881

