Page 894 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 894
Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom
2) Atom litium
Atom ini memiliki tiga elektron. Pada bilangan kuantum utama n = 1, ada
dua elektron yang bisa ditempatkan. Elektron ketiga akan menempati
keadaan dengan bilangan kuantum utama n = 2.
Untuk n = 2, ada dua bilangan kuantum orbital yang mungkin, yaitu = 0
dan 1. Keadaan dengan = 0 memiliki energi lebih rendah. Agar elektron
berada dalam keadaan dasar maka elektron tersebut harus menempati
keadaan dengan = 0.
Untuk = 0 maka hanya ada m , = 0.
Untuk m , = 0 maka ada dua nilai ms yang mungkin, yaitu ms = -1/2 dan ms
= +1/2.
Jadi, pada atom litium, dua elektron menempati keadaan dengan n = 1, dan
satu elektron menempati keadaan dengan n = 2, = 0, m , = 0, dan ms = -1/2
atau ms = +1/2.
12.15 Kulit dan subkulit
Elektron yang memiliki bilangan kuantuk utama, n, yang sama
dikatakan berada pada kulit yang sama. Jika n = 1 kita sebut kulit K, jika n
= 2 kita sebut kulit L, jika n = 3 kita sebut kulit M, dan seterusnya. Elektron
yang memiliki n dan yang sama dikatakan berada pada subkulit yang
sama. Jika = 0 kita namakan subkulit s, jika = 1 kita namakan subkulit p,
jika = 2 kita namakan subkulit d. Mulai dari = 3, nama sub kulit
mengikuti alfabet f, g, h, i, dan seterusnya.
Untuk nilai tertentu, nilai-nilai m yang mungkin adalah -, -(-1),
…, -1, 0, +1, … +(-1), dan +. Dengan demikian, untuk nilai tertentu,
variasi nilai m yang mungkin adalah (2+1) buah. Tiap nilai m ada dua nilai
ms yang mungkin, yaitu ms = -1/2 atau ms = +1/2. Dengan demikian, Pada
keadaan dengan nilai tertentu ada 2 (2+1) elektron yang bisa
ditempatkan. Jadi
d) pada sub kulit s ( = 0), jumlah elektron yang dapat ditempatkan adalah
2(20+1) = 2 elektron.
e) pada sub kulit p ( = 1), jumlah elektron yang dapat ditempatkan adalah
2(21+1) = 6 elektron.
f) pada sub kulit d ( = 2), jumlah elektron yang dapat ditempatkan adalah
2(22+1) = 10 elektron.
g) pada sub kulit f ( = 3), jumlah elektron yang dapat ditempatkan adalah
2(23+1) = 14 elektron.
882

