Page 895 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 895
Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom
h) Dan seterusnya.
12.16 Konfigurasi elektron
Secara umum, energi elektron dalam atom ditentukan oleh bilangan
kuantum n dan . Untuk nilai n tertentu, nilai yang lebih kecil memiliki
energi lebih kecil. Elektron-elektron mula-mula diisi pada keadaan dengan
energi lebih rendah. Pengisian keadaan oleh elektron (konfigurasi) elektron
biasanya dinyatakan dengan menuliskan bilangan kuantum utama yang
diiskuti oleh orbital dan jumlah elektron yang menempati orbitar tersebut
yang dinyatakan dalam tanda supercript. Urutan penulisan mulai dari yang
memiliki energi kecil adalah
1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, dan seterusnya.
Contonya, atom natrium memiliki 11 elektron. Orbital 1s maksimal
diisi dua elektron. Orbital 2s maksimal diisi dua elektron. Orbital 2p
maksimal diisi enam elektron. Orbital 3s maksimal diisi dua elektron. Jadi,
konfigurasi elektron pada atom natrium (diisi hingga 11 elektron) adalah
1s 2s 2p 3s
2
1
6
2
Konfigurasi elektron dalam keadaan dasar sejumlah unsure ditampilkan di
Tabel 12.1
12.17 Spektrum sinar-X
Spektrum infra merah, cahaya tampak dan ultraviolet yang
dipancarkan atom-atom dihasilkan oleh transisi elektron-elektron kulit
terluar atom tersebut. Energi yang berubah akibat transisi tersebut
bersesuaian dengan energi foton sinar inframerah sampai ultraviolet.
Jika inti atom mengandung banyak proton maka elektron-elektron
kulit terdalam mengalami gaya Coulomb yang santa besar. Akibatnya, energi
yang dimiliki elektron tersebut sangat besar. Jika terjadi transisi elektron
antar kulit terdalam suatu atom yang memiliki nomor atom besar (Z besar)
maka dipancarkan energi foton yang tinggi. Gelombang elektromagnetik
yang dipancarkan berada dalam daerah sinar X.
Bagaimana caranya agar kita dapat mentraisi elektron pada kulit
terdalam dalam atom yang memiliki nomor massa besar? Caranya adalah
menembakkan atom material tersebut dengan elektron yang bernergi sangat
883

