Page 240 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 240
Bab 3
Ikatan Kimia
A. Ikatan Ion (Elektrovalen) 1. Titik lebur rendah.
2. Umumnya cair/gas.
a. Ikatan Ion 3. Bentuk murninya tidak mampu
Ikatan ion adalah ikatan kimia antardua unsur menghantarkan listrik.
atau lebih yang terjadi karena adanya serah Ikatan kovalen dapat dibagi sebagai
terima elektron. Umumnya terjadi antara unsur berikut:
elektropositif (unsur logam) dengan elektronegatif
(unsur nonlogam). 1. Ikatan kovalen polar
Yaitu, ikatan kovalen dimana pasangan
Unsur elektropositif (logam) elektron ikatan (PEI) tertarik ke salah
• Elektron valensi 1, 2, 3. satu atom yang elektronegatifitasnya
2
1
• Konfigurasi elektron terakhir s , s , p . lebih kuat.
1
Unsur elektronegatif (nonlogam)
xx
xx
• Elektron valensi 4, 5, 6, 7. H + Cl xx H ox Cl PEB
x
o
• Konfigurasi elektron terakhir p , p , p . xx xx xx
4
3
5
Ciri-ciri ikatan ion: PEI
1. Titik didih dan titik leburnya tinggi. Keterangan:
PEI = 1
2. Bentuk padatan tidak bisa menghantar PEB (Pasangan Elektron Bebas) = 3
kan listrik, namun bentuk leburan atau Atom pusat = Cl
larutannya dapat menghantarkan listrik.
Ciriciri ikatan kovalen polar:
3. Larut dalam air.
4. U m um n y a w ujudn y a pa da t • Terjadi polarisasi muatan
(kristal). (mempunyai kutub positif dan
Contoh: NaF, NaCl, MgCl , AlF , Al S , negatif).
2 3 2 3
dan sebagainya. • Dapat larut dalam air.
• Perbedaan keelektronegatifan
b. Ikatan Kovalen (Ikatan Homopolar)
besar.
Ikatan kovalen, yaitu ikatan yang • Tersusun atas dua atom berbeda
terjadi karena adanya pemakaian atau lebih, misal HF, HCl, H O, H S,
pasangan elektron bersama antardua CO, NH , PCl . 2 2
3
3
unsur. Ikatan ini terjadi antara unsur • Dispersi elektron tidak simetris.
unsur yang samasama elektronegatif
(nonlogam dengan nonlogam). 2. Ikatan kovalen nonpolar
Sifatsifat umum ikatan kovalen, yaitu: Ikatan kovalen nonpolar adalah ikatan
239

