Page 245 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 245
Bab 5
Kesetimbangan Kimia
A. Konsep Praktis 3. Kecepatan reaksi ke kanan dan ke
kiri sama.
a. Jenis Reaksi Berdasarkan Arahnya 4. Secara makroskopis tidak terjadi
1. Reaksi berkesudahan (irreversible) perubahan.
adalah reaksi yang hanya berjalan
searah ke kanan (ke arah produk), B. Tetapan Kesetimbangan (K)
artinya produk yang terbentuk tidak
dapat kembali menjadi reaktan. a. Hukum Aksi Massa (Guldberg-Waage)
Contoh: NaOH + HCl g NaCl + H O
2
2. Reaksi bolak-balik (reversible) adalah
reaksi yang berjalan dua arah ke kanan ”Pada suhu tertentu, kesetimbangan
(produk) dan ke kiri (reaktan), artinya suatu reaksi kimia berlaku perbandingan
produk yang terbentuk dapat kembali hasil kali antara konsentrasi produk dan
menjadi reaktan. reaktan dipangkatkan koefisien reaksi
Contoh: 2HI g H + I masing-masing akan memberikan harga
2 2
yang konstan (K)”.
f
b. Kesetimbangan Kimia
• Keadaan setimbang: keadaan dimana Untuk reaksi: aP + bQ g cR + dS + eT
pada reaksi reversible kecepatan (s) (g) f (aq) (g) (l)
reaksi ke kanan (ke arah produk) sama 1. Tetapan kesetimbangan berdasarkan
dengan kecepatan reaksi ke kiri (ke arah konsentrasi (Kc)
reaktan). c d
S
R
• Kesetimbangan dinamis: secara mi Kc =
b
Q
kroskopis reaksi berjalan terus-menerus
kedua arah sehingga konsentrasi zat-zat Catatan: reaktan atau produk yang
senantiasa berubah-ubah. Namun, memengaruhi tetapan kesetimbangan
karena kecepatan ke kanan dan ke kiri adalah reaktan atau produk yang berfase
sama maka secara makroskopis reaksi atau berwujud larutan (aq) dan gas (g).
nampak berhenti dan konsentrasi zat 2. Tetapan kesetimbangan berdasarkan te kanan
zat tetap.
(Kp)
• Ciriciri reaksi setimbang, yaitu: Kp = P ( S) d
1. Reaksi dapat balik (reversible). P ( Q) b
2. Terjadi dalam ruang tertutup.
244

