Page 308 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 308

Bab    9



                                     Optik dan Alat-Alat Optik








               Optika geometri adalah ilmu fisika yang mempe­  Keterangan:
               lajari tentang sifat­sifat cahaya pada  pemantulan   M  : perbesaran linier cermin/lensa
               dan pembiasan.                                h   : tinggi benda (m)
               Pemantulan  terjadi  pada  cermin  dan  pembiasan   h’   : tinggi bayangan (m)
               terjadi pada benda bening, contohnya lensa.

               a.   Rumus Fokus Cermin/Lensa                      Ingat

                       1  =  1  +  1                         •   Menurut jenisnya:
                        f  s  s′                                CERMIN
                  Keterangan:                                   1.  Cekung: cermin POSITIF (+)
                  f  : jarak fokus lensa/cermin (m)             2.  Cembung: cermin NEGATIF (−)
                  s    : jarak benda ke lensa/cermin (m)        LENSA
                  s’   : jarak bayangan ke lensa/cermin (m)     1.  Cekung: lensa NEGATIF (−)
                                                                2.  Cembung: lensa POSITF (+)
                  Catatan:
                   •    s bertanda POSITIF (+) jika BENDA terletak   •   Tanda f dan R:
                                                                1.  POSITIF (+) untuk CERMIN CEKUNG
                       DI DEPAN CERMIN/LENSA (BENDA NYATA).        dan LENSA CEMBUNG.
                   •    s bertanda NEGATIF (−) jika BENDA terletak   2.  NEGATIF (−) untuk CERMIN CEMBUNG
                       DI BELAKANG CERMIN/LENSA (BENDA             dan LENSA CEKUNG
                       MAYA).
                   •    s’ bertanda POSITIF (+) jika BAYANGAN   Menentukan sifat bayangan pada cermin
                       terletak DI DEPAN CERMIN (BAYANGAN       sama dengan menentukan sifat bayangan
                                                                pada lensa.
                       NYATA).
                   •    s’ bertanda POSITIF (+) jika BAYANGAN   1.  R Benda  + R Bayangan    =  5
                       terletak DI BELAKANG LENSA (BAYANGAN     2.  R Bayangan    =  I a t au IV
                       NYATA).                                                  bayangan:  maya
                   •    s’ bertanda NEGATIF (−) jika BAYANGAN                   dan tegak
                       terletak DI BELAKANG CERMIN (BAYANGAN       R Bayangan    =  II a t au  III
                       MAYA).                                                   bayangan:  nyata
                   •    s’ bertanda NEGATIF (−) jika BAYANGAN                   dan terbalik
                       terletak DI DEPAN LENSA (BAYANGAN        3.  R Bayangan  > R Benda      DIPERBESAR
                       MAYA).                                   4.  R   < R     DIPERKECIL
                                                                    Bayangan   benda
               b.  Rumus  Perbesaran  Linier  pada  Cermin/
                   Lensa                                  c.   Pembiasan
                                 h′  − s′
                              M =  =                          Pembiasan adalah peristiwa pem belokan arah
                                 h    s                       cahaya karena cahaya melewati dua medium
                                                                                                307
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313