Page 311 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 311

•  BAYANGAN MATA  akan  terbentuk  DI           Rumus kekuatan lensa kacamatanya:
                  RETINA.                                                 100  100
               •  Sifat bayangan di retina adalah NYATA,               P =  S n  −  PP
                  TERBALIK, dan DIPERKECIL.
                                                           Jika jarak baca normal adalah 25 cm (S  = 25
                                                                                          n
               •  Mata normal disebut emitrop, yaitu mata   cm) maka kekuatan lensanya adalah:
                  yang memiliki jarak titik jauh (Punctum
                  Remotum) tak terhingga dan memiliki jarak      100
                  titik dekat (Punctum Proximum) sebesar 25      P = 4 −  PP  , jika PP dalam satuan cm
                  cm.                                             1
                                                           P = 4 −  PP  , jika PP dalam satuan m
            b.  Kacamata
                Kacamata  adalah  alat  yang  digunakan  untuk   Keterangan:
                mem bantu  membentuk  bayangan  benda      P     :  kekuatan lensa (dioptri)
                pada mata karena daya akomodasi mata telah   PP  :  punctum proximum (jarak titik
                melemah.                                                  dekat mata)

                Kacamata digunakan oleh penderita:         S     :  titik dekat mata normal (25 cm)
                                                            n
               1.  Rabun Jauh (Miopi)
                  Ciri-ciri:                           c.   Lup
                   •  Penglihatan  tampak  kabur  saat      Lup adalah alat optik yang digunakan untuk
                      melihat benda jauh.                  mem perbesar bayangan benda.
                   •  Titik dekat mata (PP) = 25 cm, titik jauh   •  Lup adalah sebuah lensa cembung.
                      mata (PR) kurang dari tak terhingga.  •  Benda harus diletakkan di antara lensa
                   •  Bayangan jatuh di depan retina         dengan fokus lensa.
                   •  Ditolong dengan kacamata berlensa   •  Bayangan yang dihasilkan adalah MAYA,
                      cekung/negatif.                        TEGAK, dan DIPERBESAR.
                      Rumus kekuatan lensa kacamatanya:   Rumus perbesaran anguler lup adalah:
                      P =   − 1  , jika PR dalam satuan meter
                         PR                               1.  Mata berakomodasi maksimum
                      P =   − 100  , jika PR dalam satuan cm     Perbesaran anguler maksimum terjadi
                          PR                                 apabila mata berakomodasi maksimum.
                      Keterangan:                            Rumus:      Sn
                      P : kekuatan lensa (dioptri)                    M =  f  + 1
                      PR : punctum remotum (jarak titik
                      jauh mata)                          2.  Mata berakomodasi minimum
                                                             Perbesaran  anguler  minimum  terjadi
               2.   Rabun Dekat (Hipermetropi)               apabila mata tidak berakomodasi atau
                  Ciri-ciri:                                 dalam keadaan santai.
                   •  Penglihatan tampak kabur jika melihat      Rumus:
                      benda dekat.                                    M =  Sn
                   •  Titik dekat mata (PP) lebih dari 25 cm,             f
                      titik jauh mata (PR) tidak terhingga.
                                                          3.  Mata berakomodasi pada jarak x
                   •  Bayangan jatuh di belakang retina.
                                                             Untuk mata yang berakomodasi pada jarak
                   •  Ditolong dengan kacamata berlensa      x, rumusnya:
                      positif /cembung.
           310
   306   307   308   309   310   311   312   313   314   315   316