Page 322 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 322

ikatan kuat, kemudian digetarkan maka   Keterangan:
                     dapat diamati terjadinya gelombang diam   I   : intensitas bunyi (W/m )
                                                                                   2
                     ujung terikat.                          P   : daya bunyi (watt)
                                                                                 2
                      •  Persamaan simpangan                 A   : luas penampang (m )
                         Persamaan  simpangan  untuk         R   : jarak dari sumber bunyi (m)
                         gelombang sta sioner ujung terikat   b.   Energi Gelombang
                         adalah:                              Energi gelombang tergantung pada variabel
                            y =  2A sinkx cos⋅  ⋅  ω⋅  t      frekuensi   dan   amplitudonya.   Energi
                            y =  2A Sinkx Cosω⋅   t −  L    gelombang dirumuskan dengan:
                                 ⋅
                                      ⋅
                                              v                            2  2  2
                                                                         ⋅
                      •  Jarak perut dari tiang                           E =  2 m⋅π ⋅ f ⋅ A m
                         Perut (amplitudo terbesar). Untuk   Keterangan:
                         mencari  jarak  perut  gelombang    E  : energi gelombang (J)
                         stasioner ujung terikat dari tiang,   f  : frekuensi (Hz)
                         gunakan persamaan berukut:          A  : amplitudo (m)
                                                              m
                                     1                       m  : massa (kg)
                            x = (2n 1+  ) ⋅  λ
                                     4                    c.   Taraf Intensitas Bunyi
                         Keterangan:                          Taraf  intensitas  bunyi  adalah  tingkat
                         x  : jarak perut dari tiang          kebisingan sumber bunyi yang didengar oleh
                         n  : 0, 1, 2, 3, ....                pengamat pada jarak tertentu.
                         λ  : panjang gelombang
                                                                      TI 10log  I
                                                                        =
                      •   Jarak simpul dari tiang                             I o
                         Simpul (amplitudo  nol).  Untuk     Keterangan:
                         mencari  jarak  simpul  gelombang   TI  : taraf intensitas bunyi (dB)
                         stasioner ujung bebas dari tiang,     I  : intensitas bunyi yang akan diukur taraf
                                                                                 2
                         gunakan persamaan berikut:                   inten sitasnya (W/m )
                                                               I   : intensitas ambang batas pendengaran
                                                               0
                                     1                             12 w  )
                                 2n
                              x =  ( ) ⋅  λ                          ( 10  m 2
                                     4                       Ingat: 1 bel (B) = 10 desibel (dB)
                         Keterangan:                      d.   Efek Doppler
                         x  : jarak simpul dari tiang
                         n  : 0, 1, 2, 3, ....                Gejala  perubahan  frekuensi  yang  diterima
                         λ : Panjang gelombang                pendengar  dibandingkan  dengan  frekuensi
                                                              sumbernya akibat gerak relatif pendengar dan

               C.  Bunyi                                      sumber. Efek Doppler di rumuskan dengan:
                                                                            v ±  v p
                                                                         f =     f s
                                                                         p
               Bunyi termasuk gelombang longitudinal dan ge­                v ±  v s
               lombang mekanik.                              Catatan:
                                                             1.  Kecepatan pengamat (v ) akan bernilai:
               a.  Intensitas Bunyi                                                p
                                                                 •  0, apabila PENDENGAR DIAM
                   Intensitas bunyi yang terdengar pada jarak R   •  + (positif), apabila PENDENGAR
                   dari sumber bunyi dirumuskan dengan:             MEN DEKATI SUMBER
                                P    P                           •  – (negatif), apabila PENDENGAR
                              I =  =   2
                                     π
                                A   4R                              MEN JAUHI SUMBER
                                                                                                321
   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327