Page 323 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 323

2.  Kecepatan sumber bunyi (v ) akan bernilai:  Keterangan:
                                      s
                   •  0, apabila SUMBER bunyi DIAM            L  : panjang pipa organa
                   •  + (positif), apabila SUMBER bunyi       l   : panjang gelombang
                      MEN JAUHI PENDENGAR                     f   : frekuensi nada dasar
                                                               0
                   •  – (negatif), apabila SUMBER bunyi       f   : frekuensi nada atas 1
                                                               1
                      MEN DEKATI PENDENGAR
                                                             Jumlah Simpul dan Perut
               Keterangan:                                   Gelombang yang dihasilkan pada pipa
               v  : kecepatan bunyi di udara (340 m/s)       organa terbuka akan menghasilkan simpul
               v    : kecepatan pendengar (m/s)
                p                                            dan  perut  gelombang  yang  memiliki
               v    : kecepatan sumber bunyi (m/s)
                s                                            hubungan sebagai berikut:
               f    : frekuensi yang didengar oleh pendengar
                p                                                  ∑ perut =  ∑ simpul 1
                                                                                    +
                       (Hz)
               f   : frekuensi yang dihasilkan sumber  bunyi (Hz)
                s
            e.    Pelayangan
                Pelayangan  adalah  peristiwa  penguatan
                atau  pe lemahan  bunyi  yang  terjadi  secara   2.  Pipa Organa Tertutup
                bergantian akibat perpaduan dua gelombang      Pipa organa tertutup merupakan pipa yang
                bunyi yang berbeda sedikit.
                                                             salah satu ujungnya tertutup.
                                                             Hubungan antara L  (panjang pipa organa
                           f  =  f −  f                                     p
                            ply  1  2                        tertutup) dan  λ (panjang gelombang)
               Keterangan:                                   dapat  dirumuskan sebagai berikut:
               f   :  frekuensi pelayangan (Hz)                L =       1    1  λ =  3  λ =  5 λ   =....
                ply
                                                                           n
                                                                         4
               f   :  frekuensi sumber yang lebih tinggi (Hz)     p  (2n 1+  ) λ =  4  0  4  1  4  2
                1
               f   :  frekuensi sumber yang lebih rendah (Hz)     Dengan n adalah orde yang bernilai:
                2
                                                             •  0, jika terjadi nada dasar
            f.   Pipa Organa                                 •  1, jika terjadi nada atas 1
               1.   Pipa Organa Terbuka                      •  2, jika terjadi nada atas 2, dan seterusnya
                  Pipa organa terbuka merupakan sebuah       Sedangkan, perbandingan frekuensinya
                  pipa yang terbuka di kedua ujungnya.       adalah per bandingan bilangan ganjil, yaitu:
                  Hubungan antara L  (panjang pipa organa
                                 b
                  terbuka) dan l (panjang gelombang) bisa           f  : f  : f  : f  : ..... = 1 : 3 : 5 : 7 : .....
                                                                    1
                                                                         3
                                                                      2
                                                                 0
                  dirumuskan sebagai berikut:
                                                             Jumlah Simpul dan Perut
                           1    1      3
                   L =  (n 1 ) λ =  λ = λ =  λ = ....        Gelombang yang dihasilkan pada pipa
                        +
                    b
                           2  n  2  0  1  2  2
                                                             organa tertutup akan menghasilkan simpul
                   Dengan n adalah orde yang bernilai:       dan  perut  gelombang  yang  memiliki
                   •  0, jika terjadi nada dasar             hubungan sebagai berikut:
                   •  1, jika terjadi nada atas 1                               simpul
                   •  2, jika terjadi nada atas 2, dan seterusnya   ∑ perut =  ∑
                  Sedangkan, perbandingan frekuensinya
                  adalah per bandingan bilangan asli, yaitu:
                           f  : f  : f  : f  : ..... = 1 : 2 : 3 : 4 : .....
                       0  1  2  3


           322
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328