Page 327 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 327

R   : hambatan awal (W)
                         C 1
                                                           0
                                                                                o
                                                          a  : koefisien hambatan (/ C)
                         C 2
                                B
                  A
                                                                             o
                                                                ∆ T : perubahan suhu ( C)
                         C 3

                                                       c.  Rangkaian pada Resistor
                   Keterangan:
                   C : kapasitas kapasitor paralel (F)     RESISTOR  adalah  salah  satu  elemen
                    p                                      elektronika   yang   digunakan   sebagai
                   Q   : muatan total paralel (C)
                    p                                      HAMBATAN LISTRIK.
                   V  : beda potensial AB (V)
                    AB
                                                          1.  Rangkaian Resistor Seri
            C.  Listrik Dinamis Arus DC                      Pada RESISTOR yang dirangkai SERI maka
                (Searah)                                     KUAT ARUS yang melewati masing­masing
                                                             resistor adalah SAMA.
            Listrik dinamis arus searah dibangkitkan dari suatu
            sumber arus searah, contohnya baterai dan aki.            R 1   R 2   R 3
                                                                 A       I 1   I 2   I 3  B
            a.  Arus Listrik dan Kuat Arus Listrik                 I AB
               1.  Arus Listrik                                       V 1   V 2   V 3
                  Arus listrik adalah gerakan atau aliran                   V AB
                  muatan listrik. Gerakan atau aliran muatan       R   = R  + R  + R
                                                                    s
                                                                            2
                                                                        1
                  terjadi pada bahan yang disebut konduktor        I   = I  = I  = I  3
                                                                           2
                                                                              3
                                                                        1
                                                                   AB
                  (bahan penghantar arus listrik, contoh:          V  = V  + V  + V
                  besi, tembaga, dan lain­lain).                    AB  1   2   3
                  Arah arus listrik sesuai dengan arah aliran   Keterangan:
                  muatan positif, atau berlawanan arah        R   : hambatan seri (W)
                                                               s
                  dengan arah aliran muatan negatif.          I   : kuat arus total (A)
                                                               AB
               2.  Kuat Arus Listrik                          V  : beda potensial listrik total (V)
                                                               AB
                  Kuat arus listrik adalah besar muatan yang   2.  Rangakaian Resistor Paralel
                  mengalir pada suatu konduktor tiap satuan      Pada RESISTOR yang dirangkai PARAREL
                  waktu.                                     maka TEGANGAN LISTRIK yang dimiliki
                  Rumus kuat arus listrik adalah:
                                                             oleh masing­masing resistor adalah SAMA.
                             q
                           I =                                              R 1
                              t
                                                                       I 1
            b.  Hambatan pada Konduktor Listrik                            R 2
                                                                            V 1
                                                                        I 2
                Pada  konduktor  listrik  maka  akan  memiliki    A                   B
                                                                    I AB    V 2
                nilai ham batan sebesar:
                                                                      I 3
                                                                            R 3
                        R =  ρ  L
                             A                                              V 3
                     R′ =  (   ⋅∆ T )                                       V AB
                         R1+α
                          0
               Keterangan:                                         1   =   1  +  1  +  1
               R  : hambatan konduktor (ohm = W)                  R P  R 1  R  2  R 3
                ρ   : hambatan jenis ( Ω m)                       V   = V  = V  = V
                                                                            2
                                                                    AB
                                                                        1
               L  : panjang konduktor (m)                                   I   = I  + I  + I  3
               A  : luas penampang konduktor (m )                  AB  1  2  3
                                            2
               R’  : hambatan setelah terjadi perubahan
                        suhu (W)
           326
   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331   332