Page 331 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 331
B = µ 0 . i . n • JARI TELUNJUK menunjukkan ARAH
o L MEDAN MAGNET (B).
• JARI TENGAH menunjukkan ARAH GAYA
Sedangkan besarnya medan magnet DI LORENTZ (F)
UJUNG SOLENOIDA adalah:
• i-B-F SALING TEGAK LURUS.
µ .i.N
B = 0
o 2.L i
B
Keterangan:
N : jumlah lilitan solenoida
L : panjang solenoida (m) F
Keterangan:
B. Gaya Lorentz i : arah kuat arus
B : arah medan magnet
Gaya Lorentz atau Gaya Magnet adalah gaya yang
terjadi akibat interaksi antara medan magnet F : arah gaya Lorentz
dan arus listrik atau muatan yang bergerak. Gaya c. Gaya Interaksi Antara Dua Kawat Sejajar
Lorentz ini dapat terjadi pada: Berarus Listrik
1. Kawat lurus berarus listrik di dalam medan Jika kedua kawat berarus listrik ARAH
magnetik. ARUSNYA SEARAH maka akan muncul GAYA
2. Dua kawat sejajar berarus listrik. interaksi TARIK-MENARIK.
3. Muatan yang bergerak di dalam medan ma g net. Sebaliknya, jika ARAH ARUSNYA
a. Gaya Lorentz pada Kawat Lurus Berarus BERLAWANAN ARAH maka akan muncul
Listrik GAYA interaksi TOLAK-MENOLAK.
I
F
B 12
q F F F
21 12 21
i 1 i 2 i 1 i 2
Apabila kawat berarus listrik berada di
a a
dalam medan magnet maka besarnya gaya
Lorentz yang dialami kawat adalah: Besarnya gaya interaksi tersebut adalah:
µ 0 .i .i .L k.i .i .L
1
1
2
2
F = B.i.L sin q F = 2 .a = a
π
Keterangan: Keterangan:
F : gaya Lorentz (N)
L : panjang kawat (m) F : gaya interaksi antara dua kawat berarus
q : sudut antara B dan i listrik (N)
b. Aturan Kaidah Tangan Kanan I-B-F k = µ 0 =⋅ − 7 ⋅
2 10 Wb/ A m
Jika kita mengatur tangan kanan seperti 2π
pada gambar di bawah, yaitu: a : jarak antara dua kawat (m)
• IBU JARI menunjukkan ARAH ARUS (i). L : panjang kawat ( m)
330

