Page 333 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 333

v  : kecepatan gerak kawat (m/s)
                              ⋅
                                 ⋅
                          φ=  BACosθ
               Keterangan:                                R  : hambatan (ohm)
               f  : fluks magnetik (Weber)                I  : kuat arus pada loop (A)
               B  : kuat medan magnet (Tesla)          d.  GGL Induksi  karena  Perubahan  Sudut
               A  : luasan yang ditembus garis gaya (m )   Antara Medan Magnet dan Garis Normal
                                             2
               q  : sudut antara B dengan garis normal
                                                           Pada generator, GGL induksi yang dihasilkan
            b.  Gaya Gerak Listrik (GGL) Induksi           pada outpunya dirumuskan dengan:
                GGL induksi terjadi karena perubahan jumlah                           = N B A ⋅ ω⋅ Sinθ
                                                                   ε
                                                                         ⋅
                                                                           ⋅
                garis-garis  gaya  magnet  yang  menembus                ε maks   =   NB A ⋅ω
                                                                         ⋅
                                                                           ⋅
                suatu kawat loop. GGL induksi dirumuskan:
                                                           GGL induksi diri dirumuskan dengan:
                         Ndφ
                                N ∆φ
                        −⋅     −⋅                                       I ∆
                     ε =     =                                    ε =− L
                          dt      t ∆                                   t ∆
               Keterangan:                                 Sedangkan,  koefisien  induksi  diri  dirumus-
               e    : GGL induksi (V)                      kan dengan:
               N    : jumlah lilitan kumparan
                dφ    : turunan f terhadap waktu t                   N⋅φ
                dt                                                L =  I
               Df    : perubahan fluks magnetik (Wb)       Besarnya  energi  yang  tersimpan  di  dalam
                 t ∆    : selisih waktu (sekon)
                                                           induktor/kumparan tersebut adalah:
                                                                      1
                                                                        ⋅
            c.  GGL Induksi karena Perubahan Luasan               W =  LI 2
                                                                      2
                        C       B    B ′                  Keterangan:
                                                          L   : koefisien induksi diri (H)
                     R                       V              I ∆   : perubahan kuat arus dalam induktor (A)
                                                            t ∆  : perubahan waktu (sekon)
                        D       A    A ′                  W   : energi yang tersimpan (joule)
                Jika  sebuah  loop  kawat  ABCD  ditembus
                oleh  medan  magnet  B  secara  tegak  lurus   e.  Transformator (Trafo)
                dan  salah  satu  sisinya  digeser  sehingga   •  Transformator  adalah  sebuah  alat  yang
                terjadi  perubahan  luasan  loop  kawat  yang   terdiri  atas  susunan  lempeng-lempeng
                ditembus  maka  akan  terjadi  GGL  induksi   besi  yang  dililit  oleh  dua  kumparan,  yaitu
                yang dirumuskan:                           kumparan  primer  (input)  dan  kumparan
                                                           sekunder (output), dan inti besi lunak.
                             ∆ A
                      ε =− ⋅           ε =  B ⋅ ⋅  v
                          NB
                                        
                               t ∆
                                                                                        Inti besi
                Sehingga  terjadi  arus  listrik  pada  loop
                ABCD  karena  terdapat  hambatan  R  yang
                dirumuskan:                                Sumber                     ke rangkaian
                                                           tegangan                       biasa
                              ε
                           I =                             bolak-balik
                             R
               Keterangan:
                                    2
                ∆ A : perubahan luasan (m )                    kumparan primer  kumparan sekunder
               l  : panjang kawat AB (m)
           332
   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337   338