Page 151 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 151
Jelajah Biologi Dari perut besar makanan diteruskan ke perut
jala (retikulum). Di sini makanan dicerna secara
Untuk lebih memahami materi kimiawi menjadi bentuk gumpalan-gumpalan kecil.
mengenai sistem pencernaan Selanjutnya, gumpalan tersebut dikeluarkan lagi ke
makanan yang dibahas pada bab
ini, kunjungi website: http:// dalam rongga mulut untuk dikunyah kembali. Karena
acm.uivc.edu/sigbio/project/ mengunyah makanan dua kali, ruminansia disebut
digestive/index.html hewan memamah biak. Proses ini biasa berlangsung
pada saat hewan sedang beristirahat. Setelah
dikunyah, makanan ditelan lagi masuk ke dalam perut kitab (omasum), di sini terjadi
penyerapan air. Selanjutnya, makanan diteruskan ke dalam perut masam (abomasum)
untuk dicerna secara kimiawi. Pada bagian perut ini bakteri akan mati dan dicerna
sebagai protein ruminansia.
Hasil pencernaan masuk ke dalam usus dua belas jari dan masuk ke dalam usus
halus. Di dalam usus halus terjadi penyerapan hasil pencernaan. Sisa makanan yang
tidak diserap masuk ke usus besar, mengalami penyerapan air, dan pembusukan
menjadi feses. Feses terkumpul di dalam rektum dan selanjutnya dikeluarkan melalui
anus. Pada kuda dan kelinci proses pencernaan makanan juga terjadi simbiosis dengan
bakteri di dalam usus buntu. Bakteri ini membantu mencernakan selulosa.
Rangkuman
Proses pencernaan dibagi menjadi tiga, yaitu pencernaan mekanis yang bertujuan
untuk mengubah bentuk makanan menjadi lebih kecil agar mudah ditelan dan dicerna.
Pencernaan kimiawi bertujuan untuk menguraikan makanan menjadi bentuk yang lebih
halus dengan bantuan enzim pencernaan, sedangkan pencernaan biologis bertujuan
menguraikan dan membusukkan makanan dengan bantuan organisme lain.
Sistem pencernaan makanan tersusun atas saluran pencernaan dan kelenjar
pencernaan. Saluran pencernaan secara beruntun terdiri atas rongga mulut - esofagus -
lambung - usus halus (intestinum), dan usus besar (kolon). Proses pencernaan makanan
dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pencernaan secara mekanis (gigi dan otot
saluran cerna) dan pencernaan kimiawi (dengan enzim pencernaan). Bahan makanan untuk
pertama kalinya masuk ke rongga mulut. Di dalam rongga mulut makanan mengalami proses
pencernaan secara mekanis dengan bantuan gigi dan otot lidah, serta pencernaan kimiawi
oleh enzim ptialin. Pada lambung juga terjadi pencernaan secara mekanis yang dibantu
gerak peristaltik. Pencernaan kimiawi di lambung adalah untuk mengubah protein menjadi
proteosa dan yang mekanismenya dibantu oleh enzim pepsin. Di usus halus, makanan
mengalami proses pencernaan lemak menjadi asam lemak dan gliserol yang dibantu oleh
144 Bab 6 Sistem Pencernaan

