Page 146 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 146

Empedu berfungsi mengurangi tegangan permukaan lemak, mengaktifkan lipase
                         dalam usus, memberi warna feses, menolong daya absorpsi lemak pada dinding usus,
                         dan menciptakan reaksi alkali pada usus (klorida dan bikarbonat).
                              Penggetahan empedu dikendalikan oleh suatu hormon yang dinamakan sekretin
                         dan pengeluaran empedu diatur oleh hormon koleositokinin.


                          ligamen falciform

                                                                             lambung
                                 hati



                                empedu                                          limpa


                                                                          pankreas
                                     duodenum


                                                                Sumber: The Ultimate Visual Dictionary of Science, 1998
                           Gambar 6.11  Diagram anatomi hubungan antara hati, duodenum, dan pankreas.

                              Untuk mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah, hati harus bekerja
                         sama dengan pankreas sebagai penghasil enzim insulin dan glukagon. Apabila kadar
                         gula dalam darah tinggi, insulin yang dikeluarkan pankreas akan merangsang hati
                         untuk mengabsorpsi glukosa dan mengubahnya menjadi glikogen. Dengan begitu,
                         kadar glukosa dalam darah dapat diturunkan hingga mendekati normal.
                              Untuk menurunkan kadar gula dalam darah, hormon insulin tidak hanya bekerja
                         dengan hati. Terdapat beberapa cara insulin untuk menurunkan kadar gula darah,
                         yaitu sebagai  berikut.

                         1)   Merangsang sel-sel tubuh agar lebih banyak menyerap glukosa dari darah.
                         2)   Merangsang hati untuk menyerap gula darah (glukosa).

                         3)   Merangsang sel-sel lemak untuk mengambil glukosa dan mengubahnya menjadi
                              lemak.

                         4)   Insulin dapat merangsang sel-sel untuk mempercepat proses respirasi seluler
                              yang mempergunakan glukosa.
                              Di samping insulin, pankreas juga berfungsi sebagai penghasil glukagon. Glukagon
                         adalah sejenis hormon yang dapat merangsang hati mengubah gula yang tersimpan
                         dalam glikogen untuk dikembalikan menjadi glukosa. Selain itu, glukagon dapat pula
                         mengeluarkan glukosa jika kadar glukosa dalam darah terlalu rendah.



                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          139
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151