Page 147 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 147
Dengan demikian, dari uraian tersebut kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa
hormon insulin dan glukagon bekerja bersama-sama dalam mengatur keseimbangan
kadar gula darah. Dapat diartikan bahwa insulin bekerja saling antagonis dengan
glukagon. Orang yang menderita kekurangan insulin biasanya memperlihatkan gejala
lemah, lesu, dan mudah capai karena kadar gula darahnya sangat tinggi. Namun, gula
darah tersebut tidak bisa diubah menjadi energi. Penyakit yang disebabkan kekurangan
insulin disebut diabetes melitus.
b. Pankreas
Pankreas berada di dalam lipatan duodenum berbentuk huruf ‘U’ yang
panjangnya ± 12 cm dan tebalnya ± 2,5 cm. Pada pankreas terdapat dua macam
kelenjar, yaitu kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin.
Bagian eksokrin berbentuk asinus-asinus. Bagian asinus-asinus ini akan
mensekresikan cairan yang kaya enzim ataupun proenzim, sedangkan bagian saluran-
salurannya mensekresikan cairan yang kaya HCO . Kedua cairan ini bersatu
–
3
membentuk getah pankreas. Getah pankreas ini diproduksi ± 1.500 ml setiap harinya.
Bagian endokrin merupakan sisa dari sel-sel kelenjar pankreas. Apabila kita
melihatnya di bawah mikroskop, bagian endokrin akan tampak terletak di antara
“lautan” asinus-asinus kelenjar eksokrin seolah-olah seperti “pulau”, sehingga disebut
pulau-pulau langerhans.
C. Gangguan pada Sistem Pencernaan Makanan
Beberapa kelainan atau gangguan pada sistem pencernaan yang sering kita
dengar, yaitu penyakit maag. Di samping penyakit ini ada beberapa lagi yang perlu
anda ketahui, antara lain berikut ini.
1. Ulkus (Tukak Lambung)
Ulkus merupakan suatu penyakit pencernaan yang disebabkan oleh adanya
kerusakan pada selaput lendir karena faktor-faktor psikosomatis, toksin, atau akibat
bakteri(Streptococcus sp). Faktor psikosomatis, yaitu kelainan yang menyebabkan
penderitanya selalu ketakutan, kecemasan, keinginan yang berlebihan, kelelahan yang
dapat merangsang sekresi HCl yang berlebihan. HCl yang dikeluarkan lambung apabila
berlebihan sangat berbahaya, karena dapat merusak selaput lendir lambung.
2. Kolik
Penyakit ini memperlihatkan gejala rasa nyeri pada perut. Kolik disebabkan
oleh makanan yang mengandung zat-zat perangsang seperti cabai dan lada.
140 Bab 6 Sistem Pencernaan

