Page 320 - JALAN PULANG
P. 320

yang bernama pungguk berasa tidak senang apabila melihatnya. Tentu

                   ada  sesuatu  yang  tidak  kena  menyebabkan  dia  jadi  begini  bisik  hati


                   kecil pungguk.




                          Pungguk lalu mengeluarkan nada suara perlahan untuk memujuk


                   kekasihnya yang sedang dilanda rasa sedih dan duka.




                          “Sang rembulan ….”




                          “Aku  minta  maaf.  Kalau  membuatkan  hati  kau  terluka  …,”

                   katanya lagi.




                          Mendengarkan  saja  kata-kata  syahdu  pujukan  kekasihnya  itu


                   membuatkan  hati  sang  rembulan  lalu  rasa  terusik  dan  tersentuh.

                   Dengan       sedalam-dalamnya         umpama        lautan      biru    yang     luas


                   dipandangnya wajah kekasihnya itu. Sepanjang dia memadu kasih dan

                   cinta  dengan  pungguk  tak  pernah  sekalipun  dia  menyakiti  apatah  lagi


                   melukai hatinya. Tak sanggup rasanya untuk dia membiarkan pungguk

                   dibalut  rasa  kegelisahan  apabila  melihat  dia  menunjukkan  perubahan


                   pada  malam  ini.  Berwajah  dengan  rasa  penuh  berduka  dan  bersedih


                   menitiskan air mata seperti hujan turun yang mencurah-curah.










                                                             320
   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325