Page 318 - JALAN PULANG
P. 318
22
KISAH DONGENG SANG REMBULAN DAN PUNGGUK
Kisah dongeng sang rembulan dan pungguk. Dihikayatkan sang
rembulan dan pungguk adalah lambang setia dalam percintaan. Saling
saying-menyayangi dan pungguk akan berasa kerinduan apabila sehari
tak bertemu dengan sang rembulan. Pungguk akan tetap setia menanti
kedatangan sang rembulan walaupun tidak kelihatan kerana malam
dibasahi hujan. Begitu juga dengan sang rembulan akan lemas di lautan
kerinduan. Bila sehari tak dapat menatap wajah kekasih pujaan
hatinya.
Sang rembulan dan pungguk telah melafazkan janji untuk
sehidup semati. Tetap bersama walau apapun yang akan terjadi. Rela
berkorban demi cinta setia. Dan tak siapa yang dapat untuk
memusnahkan kota cinta yang telah mereka bina bersama.
Demikianlah indahnya kisah cinta sang rembulan dan pungguk.
Mungkin inilah yang dijadikan orang sebagai perlambangan dalam dunia
percintaan Adam dan Hawa. Wajah sang rembulan yang bercahaya
menerangi awan yang hitam dan pekat amat cantik apabila dipandang.
Bersama kerlipan sinar bintang-bintang yang menghiasi dada malam.
318

