Page 29 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 29

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



               Lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang pada
            zaman Bani Umaiyyah, selain Masjid, Kuttab (tempat belajar
            membaca dan menulis), dan rumah, ada juga lembaga pendi-
            dikan lainnya, di antaranya:
              1.  Istana: pendidikan di istana tidak hanya mengajarkan
                  ilmu pengetahuan umum, melainkan juga mengajarkan
                  tentang kecerdasan, jiwa, dan raga anak.
              2.  Badiah: lembaga ini muncul seiring dengan kebijakan
                  pemerintah Bani Umaiyyah untuk melakukan program
                  arabisasi yang digagas oleh khalifah Abdul Malik bin
                  Marwan. Dengan arabisasi ini, muncullah ilmu qawaid
                  dan yang lainnya untuk belajar bahasa Arab.
              3.  Perpustakaan: Perpustakaan tumbuh dan berkembang
                  seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu
                  pengetahuan serta kegiatan penelitian dan penulisan
                  karya ilmiah.
              4.  Bimaristan adalah rumah sakit tempat berobat dan
                  merawat orang yang sekaligus berfungsi sebagai tempat
                  melakukan magang dan penelitian bagi calon dokter
                  (Abudin Nata: 137).
               Pendidik pada masa ini ditugaskan di istana, badiah, dan
            bimaristan. Pendidik di istana adalah pendidik yang memi-
            liki keahlian dalam ilmu agama, yaitu para ulama. Pendidik
            di badiah adalah pendidik ahli bahasa dan sastra, sedang-
            kan pendidik di perpustakaan adalah ahli penulis buku dan
              pe nerjemah. Adapun pendidik di bimaristan adalah para dok-
            ter dan tenaga medis.
               Sarana dan prasarana pada masa ini diduga mulai diadakan
            pada masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Walid bin  Al-Malik.
            Sebab, masa ini masa ketentraman, kemakmuran dan keter-
            tiban. Umar bin Abdul Azis ketika dinobatkan  sebagai


                                                                      27
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34