Page 34 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 34
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Mu’tazilah. Maka, ilmu kalam, terutama Asy’arisme diajar-
kan secara khusus dan intensif. Bagaimanapun harus diakui
bahwa beberapa pengajar pada madrasah ini juga dikenal
ahli dalam ilmu kalam, bahkan penganut Asy’arisme, seperti
Imam Al-Haramain Abdul Ma’ali Yusuf Al-Juwaini dan Abdul
Hamid Al-Ghazali. Adapun tujuan Pokok Nizam Al-Mulk
mendirikan madrasah ini adalah:
1. Mengader calon-calon ulama yang menyebarkan pe-
mikiran Sunni untuk menghadapi tantangan pemikiran
Syi’ah.
2. Menyediakan guru-guru Sunni yang cakap untuk me-
ngajarkan madzhab Sunni dan menyebarkannya ke
tempat-tempat lain.
3. Membentuk kelompok pekerja Sunni untuk berpartisi-
pasi dalam menjalankan pemerintahan dan memimpin
kantornya, khususnya di bidang peradilan dan manaje-
men. (Serli Mahroes, 2015)
Serli Mahroes (2015) menjelaskan bahwa karakter ideal
pendidik yang diinginkan bangsawan Arab bisa dilihat dari
perintah Al-Rasyid kepada guru pribadi anaknya, Al-Amin:
1. Jangan bersikap terlalu keras hingga membahayakan
pikiran dan tubuhnya, namun jangan terlalu lemah
hingga ia bermalas-malasan dan akhirnya tenggelam
dalam kemalasan.
2. Bimbinglah sesuai dengan kemampuanmu dengan cara-
cara yang baik dan lembut, tetapi jangan ragu untuk
bersikap keras dan tegas ketika ia tidak memperhatikan
atau mengabaikanmu (Hitti, 2003: 513).
3. Anak-anak orang kaya memiliki guru privat atau tutor
yang datang langsung ke rumah, mengajarkan materi
agama, karya sastra yang bagus dan sopan, serta kecaka-
pan menulis syair.
32

