Page 254 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 254
Rekayasa budaya perusahaan daerah /BUMD dapat dilakukan melalui
proses seperti tampak pada gambar 5 dan 6 berikut ini.
Dalam rangka merekayasa budaya perusahaannya, pihak BUMD perlu
menjalankan langkah-langkah sebagai berikut :
1) Mengidentifikasi diri sebagai agen pembangunan daerah yang
memiliki peran dan tanggung jawab khusus yakni mendorong
pertumbuhan perekonomian daerah dan meningkatkan kemakmuran
rakyat di daerah.
2) Memotret dan mengevaluasi budaya lama yang sedang dipraktikan.
Pada tahap ini pihak BUMD perlu menganalisis nilai-nilai diyakini
oleh para karyawan dan kebiasaan-kebiasaan yang dijalankan oleh
para karyawan.
3) Merekayasa ulang budaya perusahaan. Tahap ini dapat ditempuh
melalui beberapa langkah sebagai berikut:
a. mengidentifikasi nilai-nilai ideal yang sesuai dengan tuntutan
zaman;
b. mensosialisasi nilai-nilai itu kepada setiap warga BUMD;
c. menginternalisasi nilai-nilai baru tersebut kepada setiap warga
BUMD melalui pendekatan kepatuhan.
Pendekatan kepatuhan pada rekayasa budaya perusahaan daerah atau
BUMD mensyaratkan bahwa pihak BUMD dapat membentuk individu-
individu (karyawannya) untuk selalu berintegritas tinggi, solid, berkompetisi
secara sehat, berupaya untuk menunjukkan kinerja yang tinggi, dan merasa
bangga sebagai bagian dari BUMD. Pendekatan kepatuhan dalam rekayasa
budaya perusahaan daerah/BUMD memiliki tiga tujuan yaitu :
a) Meningkatkan solidaritas dan kinerja para karyawan BUMD. Artinya
warga BUMD akan lebih profesional dan lebih berintegritas sebab selalu
mengacu kepada kode etik, aturan, perilaku, dan nilai-nilai yang ada;
b) Membentengi BUMD dari intervensi pihak eksternal. Artinya, pihak
eksternal akan mengalami kesulitan untuk melakukan intervensi dan
mempengaruhi individu-individu dalam BUMD supaya melakukan
tindakan KKN;
c) Meningkatkan kinerja BUMD secara berkelanjutan. Artinya, melalui
reengineering culture, BUMD dapat lebih efektif, efisien dan ekonomis
230

