Page 301 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 301
diri tentang apa yang ingin di dituju dari hidup anda; laksanakan rencana
kegiatan sehari-hari, tanpa menunda dan mulailah dari prioritas utama;
berhubunganlah secara aktif dengan para teman anda yang mendukung
kegiatan anda; tidak mudah menyerah hingga anda meraih tujuan;
Pandanglah kegagalan itu merupakan pengalaman yang berharga;
bersiap-siaplah mengalami situasi yang tidak anda harapkan; dan Jangan
lupa membaca beragam referensi yang berkait dengan kisah orang-orang
sukses karena ketekunan kerjanya yang tinggi.
Disiplin
Dalam sebuah perusahaan, kedisiplinan merupakan salah satu faktor
penting untuk menghasilkan kinerja terbaik dari karyawan. Menurut Theo
Haimann (1982), disiplin adalah suatu kondisi yang tertib, dengan
anggota organisasi yang berperilaku sepantasnya dan memandang
peraturan-peraturan organisasi sebagai perilaku yang dapat diterima.
Sedangkan menurut William B. Wherter dan Keith Davis (1996), disiplin
adalah tindakan atau perilaku manajemen yang menuntut pemenuhan
kebutuhan akan standar organisasi. Dari beberapa pengertian tersebut,
kita dapat mengetahui bahwa disiplin merupakan hal pokok yang harus
dimiliki setiap karyawan dalam mengerjakan pekerjaan atau tugasnya.
Disiplin yang baik menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar
karyawannya terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Hal ini
dapat mendorong karyawan untuk lebih bergairah dan bersemangat dalam
bekerja yang akhirnya mendukung tercapainya tujuan perusahaan. Pada
dasarnya terdapat beberapa indikator yang mempengaruhi kedisiplinan
dalam sebuah perusahaan, antara lain : tujuan dan kemampuan, teladan
pimpinan, balas jasa, keadilan, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan
kemanusiaan (Hasibuan, 2005).
Salah satu indikator yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah
ketegasan seorang pemimpin. Sebenarnya, pemimpin harus berani dan
tegas bertindak untuk menghukum setiap karyawan yang indisipliner
sesuai dengan sanksi hukuman yang telah ditetapkan. Harapannya,
ketegasan pemimpin itu dapat membentuk tingkah laku karyawan yang
sesuai dengan aturan perusahaan atau dapat dikatakan menjadikan
karyawan menjadi lebih disiplin terhadap pekerjaannya. Namun, pada
kenyataannya tidak semua pemimpin dapat berlaku tegas terhadap semua
277

