Page 313 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 313
BUMN dengan cara menerapkan GCG dalam mengelola Manajemen BUMN.
Walaupun Penerapan GCG belum optimal bila dibandingkan dengan Negara-
Negara lain seperti Singapura, Jepang, Korea dll.
Namun hasilnya diakui terjadi peningkatan kinerja keuangan BUMN
sejak tahun 2002 hingga saat ini. Kondisi semakin meningkatnya kinerja
keuangan BUMN tentunya mempengaruhi persepsi manajemen tentang
perlunya penerapan GCG pada lingkungan BUMN di Indonesia. Berbeda
dengan BUMN dan perusahaan Swasta nasional yang telah menerapkan GCG,
sebagian besar BUMD dan perusahaan swasta daerah hingga saat ini belum
menerapkan GCG. Ada beberapa aspek GCG dapat meningkatkan kinerja
BUMN dapat diaplikasikan pada BUMD dan perusahaan swasta daerah yakni
:
4.1 Aspek Transparansi Informasi pada BUMD dan Perusahaan Swasta
Daerah
Meskipun kini berbeda BUMD di daerah telah cukup berkinerja tinggi,
namun masih ada aspek transparansi yang belum diperhatikan pihak
manajemen sehingga hasilnya belum optimal seperti yang diharapkan
pemerintah. Hal ini juga menjadi pelajaran untuk BUMD dan perusahaan
daerah lainnya.
1) Penyampaian Informasi
Pada umumnya pihak manajemen BUMD relatif belum sepenuhnya
mempertimbangkan atas penyampaian informasi yang akurat bagi
stakeholder. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan milik BUMD belum
meyakini pentingnya transparansi informasi pada para stakeholder. Hal
ini harus dihindarkan oleh BUMD dan perusahaan swasta daerah, sebab
para stakeholder merupakan pihak yang memiliki kepentingan dengan
perusahaan, oleh karena itu setiap informasi mengenai perusahaan harus
diketahui oleh stakeholder karena hal tersebut akan mempengaruhi
tingkat kepercayaan stakeholder kepada perusahaan. Beragam informasi
mengenai perusahaan yang sampai ke tangan stakeholder dapat
membuahkan ide-ide menarik dan pihak stakeholder yang berguna bagi
perkembangan perusahaan di masa mendatang.
289

