Page 308 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 308

2).  Accountability (Akuntabilitas)

                    Perusahaan daerah yang menerapkan GCG mesti memiliki pedoman yang
               jelas  mengenai  mekanisme  pelaksanaan  pertanggung-jawaban  setiap  unsur
               dalam perusahaan. dengan kata lain, setiap unsur dalam perusahaan daerah
               wajib melaksanakan semua amanat yang dipercayakan oleh para pemegang
               saham (share holders) dan pihak-pihak yang berkepentingan (stake holders)
               dalam  rangka  mengelola  sumber-sumber  daya  yang  ada  dalam  perusahaan
               daerah tersebut. Selebihnya setiap unsur dalam perusahaan daerah wajib untuk
               mempertanggung jawabkan kepada pemegang saham dan pihak-pihak yang
               berkepentingan mengenai segala kebijakan dan pelaksanaan tugas yang telah
               dilakukannya.

               3).  Social Responsibility (Tanggung Jawab Sosial)


                    Perusahaan daerah untuk menjunjung tinggi nilai tanggung jawab sosial,
               terhadap  pihak  internal  perusahaan  (karyawan)  dan  eksternal  perusahaan.
               Artinya, perusahaan daerah mesti memiliki kepedulian terhadap keselamatan
               kerja dan  kesejahteraan hidup para karyawan perusahaan. Selain itu, pihak
               perusahaan daerah mesti juga peduli pada kesehatan konsumen dan kelestarian
               lingkungan alam di sekitar. Jangan sampai terjadi perusahaan mengabaikan
               keselamatan  kerja  buruhnya  dan  memberikan  upah  yang  lebih  rendah  dari
               standar upah yang ditentukan Kementerian Tenaga Kerja. Pada sisi lain, tidak
               boleh terjadi perusahaan daerah secara sengaja menghasilkan dan memasarkan
               produk  yang  mengandung  racun  dan  mengancam  keselamatan  jiwa
               masyarakat  konsumen.  Lebih  dari  pada  itu,  perusahaan  daerah  mesti  ikut
               melestarikan  lingkungan  alam  dengan  meminimalkan  polusi  dan  mendaur
               ulang limbah dari kegiatan produksinya. Untuk itu sebagai wujud tanggung
               jawab sosial maka perusahaan daerah perlu membangun kemitraan.


                    Pembangunan daerah sebagian besar tergantung pada kemitraan antara
               pemerintah,  pelaku  bisnis  dan  lembaga  non  pemerintah.  Kemitraan  ini
               memfasilitasi koordinasi dan kerja sama. Perusahaan lokal dari sektor swasta
               dapat membantu mengeksploitasi kesempatan daerah dalam mengembangkan
               kebijakan dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan setempat.








                                                   284
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313