Page 13 - Modul Siswa Mahamboro
P. 13

B.  KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF
                                      Keterampilan abad ke-21 merupakan salah satu topik yang sering

                            dibahas  akhir  ini.  Perkembangan  dunia  abad  21  ditandai  dengan  pesatnya
                            teknolgi  dan  pergantian  dari  manual  ke  praktis  (Hidayah,  2017).

                            Keterampilan  yang  diharuskan  dimiliki  siswa  dalam  menghadapi  abad  21

                            yaitu keterampilan berpikir kreatif. Proses keterampilan berpikir berawal dari
                            tingkat  rendah  sampai  pada  berpikir  tingkat  tinggi.  Proses  berpikir  dasar

                            terdiri  dari  menentukan  hubungansebab  akibat,  mengklasifikasi,  mengubah,
                            dan memberi suatu keputusan. Proses berpikir berpikir tinggi dikelompkkan

                            dalam  empat  kelompok,  yaituberpikir  kreatif  pemecahan  masalah,  berpikir

                            kritis, dan pembuatan keputusan (Costa, 1985).

                                      Berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang

                            sangat  penting  untuk  kesuksesan  jangka  panjang.  Keterampilan  berpikir
                            kreatif memiliki beberapa aspek dasar menurut J.P. Guilford dan Torrance

                            dalam  Anjarwati  et  al(2018),  yaitu  Fluency,  Flexibility,  Originality,  dan
                            Elaboration seperti terlihat pada Tabel 2.2 berikut ini:


                                      Tabel 2.2. Inti Keterampilan Berpikir Kreatif

                                                        Inti Keterampilan Berpikir
                                                                  Kreatif
                                    Aspe        Deskripsi Kesepakatan Para Ahli        Sub Keterampilan
                                    k
                               1. Berpikir      Kemampuan dalam menghasilkan       a.Menghasilkan banyak
                               Lancar (Fluency)  sejumlah besar ide-ide. Kelancaran   gagasan atau berbagai
                                                dibangun berdasarkan premis bahwa    kemungkinan (lebih dari
                                                kuantitas ide dapat merangsang       2 gagasan yang relevan
                                                produksi ide-ide                     terkait dengan
                                                                                     permasalahan)
                                                                                   b. Lancar mengemukakan
                                                                                     gagasannya

















                                       Modul IPA Berbasis Guided Inquiry
                         FXCFNCIOJIDS                                                                  xii
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18