Page 126 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 126

'Kutanya kau apa yang sedang kau rencanakan,' kata Sirius dengan dingin. 'Tiap

               kali kau muncul sambil berpura-pura bersih-bersih, kau menyelinapkan sesuatu
               ke kamarmu sehingga kami tidak bisa membuangnya.'

               'Kreacher tidak akan memindahkan apapun dari tempat yang seharusnya dalam

               rumah Tuan,' kata peri-rumah itu, lalu bergumam dengan amat cepat, 'Nyonya
               tidak akan pernah memaafkan Kreacher kalau permadani dinding itu dibuang,
               sudah berada dalam keluarga selama tujuh abad, Kreacher harus
               menyelamatkannya, Kreacher tidak akan membiarkan Tuan dan para
               pengkhianat darah dan anak-anak nakal itu menghancurkannya --'


               'Kukira juga mungkin itu,' kata Sirius, sambil memberi pandangan menghina
               pada dinding di seberang. 'Dia pasti telah menempatkan Mantera Lekat
               Permanen lagi ke bagian belakangnya, aku tidak ragu, tetapi kalau bisa
               kuhilangkan pasti akan kulakukan. Sekarang pergilah, Kreacher.'


               Tampaknya Kreacher tidak berani tidak mematuhi perintah langsung, walaupun
               begitu, pandangan yang diberikannya kepada Sirius ketika dia bergerak
               melewatinya penuh dengan kebencian yang amat sangat dan dia bergumam
               sepanjang jalan keluar dari ruangan itu.


               '-- pulang dari Azkaban sambil menyuruh-nyuruh Kreacher, oh, nyonyaku yang
               malang, apa yang akan dikatakannya kalau dia melihat rumah ini sekarang,
               sampah tinggal di dalamnya, barang-barang berharganya dibuang, nyonya
               bersumpah dia bukan anaknya dan dia sudah kembali, mereka juga bilang dia
               pembunuh --'


               'Terus menggerutu dan aku akan jadi pembunuh!' kata Sirius dengan jengkel
               selagi dia membanting pintu menutup.


               'Sirius, dia tidak menyadari perbuatannya,' Hermione memohon, 'kukira dia tidak
               sadar bahwa kita mendengarnya.'


               'Dia sudah sendirian terlalu lama,' kata Sirius, 'menuruti perintah gila dari potret
               ibuku dan berbicara kepada dirinya sendiri, tapi dia dari dulu memang seorang
               bajingan kecil --'


               'Kalau saja kau membebaskannya,' kata Hermione penuh harap, 'mungkin --'


               'Kita tidak bisa membebaskannya, dia tahu terlalu banyak tentang Order,' kata
               Sirius dengan masam. 'Dan lagipula, rasa terguncang akan membunuhnya. Kau
               sarankan dia meninggalkan rumah ini, lihat bagaimana tanggapannya.'
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131