Page 145 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 145
Mereka bergabung dengan gerombolan, mengambil jalan di antara para pekerja
Kementerian, beberapa di antaranya membawa tumpukan-tumpukan perkamen,
yang lain membawa tas-tas kerja yang penyok; yang lainnya lagi sedang
membaca Daily Prophet selagi berjalan. Ketika mereka melewati air mancur itu
Harry melihat Sickle-Sickle perak dan Knut-Knut tembaga berkilauan ke
arahnya dari dasar kolam. Tanda corengan kecil di sampingnya bertuliskan:
SEMUA PEMASUKAN DARI AIR MANCUR PERSAUDARAAN SIHIR
AKAN DIBERIKAN
KEPADA RUMAH SAKIT ST MUNGO UNTUK PENYAKIT DAN LUKA
SIHIR
Kalau aku tidak dikeluarkan dari Hogwarts, aku akan memasukkan sepuluh
Galleon, Harry menemukan dirinya berpikir dengan putus asa.
'Sebelah sini, Harry,' kata Mr Weasley, dan mereka melangkah keluar dari aliran
pegawai Kementerian yang menuju gerbang-gerbang keemasan itu. Duduk di
meja di sebelah kiri, di bawah tanda yang bertuliskan Keamanan, seorang
penyihir yang cukurannya jelek dalam jubah biru merak melihat ke atas ketika
mereka mendekat dan meletakkan Daily Prophetnya.
'Aku mengawal seorang tamu,' kata Mr Weasley sambil memberi isyarat kepada
Harry.
'Melangkahlah ke sini,' kata penyihir itu dengan suara bosan.
Harry berjalan lebih dekat kepadanya dan penyihir itu memegang sebuah tongkat
keemasan panjang yang tipis dan luwes seperti antena mobil, dan
melewatkannya ke atas dan ke bawah bagian depan dan belakang tubuh Harry.
'Tongkat,' gerutu penyihir keamanan kepada Harry sambil meletakkan instrumen
keemasan itu dan mengulurkan tangannya.
Harry mengeluarkan tongkatnya. Penyihir itu menjatuhkannya ke sebuah
instrumen kuningan aneh, yang tampak seperti satu set timbangan dengan hanya
satu piring.
Instrumen itu mulai bergetar. Secarik perkamen panjang keluar dengan cepat
dari lubang di dasarnya. Penyihir itu mengoyaknya dan membaca tulisan di
atasnya.

