Page 168 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 168
Fudge berteriak, sambil menghantamkan kepalannya ke bangku hakin dan
membalikkan sebotol tinta.
'Dan Anda telah dengan sangat baik hati tidak mengajukan tuntutan pada saat
itu, kuanggap, sambil menerima bahwa bahkan penyihir-penyihir terbaik
sekalipun tidak dapat selalu mengendalikan emosi mereka.' kata Dumbledore
dengan tenang, sementara Fudge berusaha mengosok tinta dari catatannya.
'Dan aku belum mulai lagi dengan apa yang dilakukannya di sekolah.'
'Tetapi, karena Kementerian tidak memiliki kuasa untuk menghukum murid-
murid Hogwarts atas tingkah laku yang salah di sekolah, perilaku Harry di sana
tidaklah relevan dengan dengar pendapat ini,' kata Dumbledore, masih sesopan
tadi, tetapi sekarang ada rasa dingin di balik kata-katanya.
'Oho!' kata Fudge. 'Bukan urusan kami apa yang dia perbuat di sekolah, eh?
Menurutmu begitu?'
'Kementerian tidak punya kekuasaan untuk mengeluarkan siswa-siswa
Hogwarts, Cornelius, seperti yang kuingatkan kepadamu pada malam dua
Agustus,' kata Dumbledore. 'Juga tidak mempunyai hak untuk menyita tongkat
sihir hingga tuntutan telah dibuktikan dengan suksees; sekali lagi, seperti yang
kuingatkan kepadamu pada malam dua Agustus. Dalam ketergesaanmu yang
pantas dikagumi untuk memastikan hukum dijunjung tinggi, tampaknya kamu,
kuyakin akibat kurang hati-hati, telah melupakan beberapa hukum itu sendiri.'
'Hukum bisa diganti,' kata Fudge dengan buas.
'Tentu bisa,' kata Dumbledore sambil mencondongkan kepalanya.'Dan jelas
kamu telah banyak membuat perubahan, Cornelius. Mengapa, dalam beberapa
minggu singkat sejak aku diminta meninggalkan Wizengamot saja, sudah
menjadi prakteknya untuk mengadakan sidang kriminal penuh untuk mengatasi
masalah simpel seperti sihir di bawah umur!'
Beberapa penyihir di atas mereka bergerak dengan tidak nyaman di tempat
duduk mereka. Fudge sedikit berubah ke warna ungu kecoklatan yang lebih
dalam. Namun penyihir wanita mirip katak di sebelah kanannya hanya menatap
Dumbledore, wajahnya tidak berekspresi.
'Sejauh yang kutahu,' Dumbledore melanjutkan, 'belum ada hukum yang

