Page 493 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 493

Sekarang, siapa yang tahu --?'

               'Tapi mereka benar-benar, sangat mendatangkan kesialan!' sela Parvati, tampak
               gelisah. 'Mereka katanya akan membawa semua jenis ketidak-beruntungan

               mengerikan kepada orang-orang yang melihatnya. Profesor Trelawney
               memberitahuku suatu ketika --'

               'Tidak, tidak, tidak,' kata Hagrid sambil terkekeh, 'itu cuma takhyul, mereka

               tidak membawa sial, mereka sangat pintar dan berguna! Tentu saja, kawanan ini
               tidak dapat banyak kerja, terutama cuma menarik kereta-kereta sekolah kecuali
               Dumbledore akan lakukan perjalanan jauh dan tak mau ber-Apparate -- dan ini
               pasangan lain, lihat --'


               Dua kuda lagi datang diam-diam keluar dari pepohonan, salah satu dari mereka
               lewat sangat dekat denagn Parvati, yang menggigil dan menekankan dirinya
               lebih dekat ke pohon, sambil berkata, 'Kukira aku merasakan sesuatu, kukira dia
               ada di dekatku!'


               'Jangan kuatir, dia tidak akan melukaimu,' kata Hagrid dengan sabar. 'Baik,
               sekarang, siapa yang bisa memberitahuku kenapa beberapa dari kalian bisa
               melihat mereka dan beberapa tidak?'


               Hermione mengangkat tangannya.


               'Teruskan, kalau begitu,' kata Hagrid sambil tersenyum kepadanya.

               'Satu-satunya orang yang bisa melihat Thestral,' dia berkata, 'adalah orang-orang

               yang pernah melihat kematian.'

               'Itu tepat sekali,' kata Hagrid dengan serius, 'sepuluh poin untuk Gryffindor.


               Sekarang, Thestral --'


               'Hem, hem.'


               Profesor Umbridge telah tiba. Dia sedang berdiri beberapa kaki jauhnya dari
               Harry, mengenakan topi dan mantel hijaunya lagi, papn jepitnya siap siaga.
               Hagrid, yang belum pernah mendengar batuk palsu Umbridge sebelumnya,
               sedang menatap dengan prihatin ke Thestral terdekat, jelas mendapat kesan
               bahwa dia yang membuat suara itu.


               'Hem, hem.'
   488   489   490   491   492   493   494   495   496   497   498