Page 52 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 52

Setiap kali Harry mendengarnya mendekat dia mencoba menanyainya mengenai
               Howler itu, tetapi sekalian saja dia menginterogasi kenop pintu untuk
               mendapatkan semua jawaban yang diperolehnya. Di lain itu, keluarga Dursley
               menghindari kamar tidurnya. Harry tidak melihat keuntungan memaksakan
               kehadirannya ke tengah-tengah mereka; keributan lain tidak akan mencapai
               apapun kecuali mungkin membuatnya begitu marah sehingga dia akan
               melakukan lebih banyak sihir ilegal.


               Begitulah yang terjadi selama tiga hari penuh. Harry bergantian dipenuhi dengan
               energi tak kenal lelah yang membuatnya tidak dapat diam, selama waktu itu dia
               berjalan bolak-balik di kamarnya, merasa sangat marah kepada mereka semua
               karena meninggalkan dirinya untuk bersusah hati dalam kekacauan ini; dan
               dengan kelesuan yang sangat sempurna sehingga dia bisa berbaring di atas
               tempat tidurnya selama satu jam setiap kali, sambil menatap ruang kosong
               dengan bingung, sakit akibat rasa takut saat memikirkan tentang dengar
               pendapat Kementerian.


               Bagaimana kalau mereka membuat keputusan melawannya? Bagaimana kalau
               dia memang dikeluarkan dan tongkatnya dipatahkan menjadi dua? Apa yang
               akan dia lakukan, di mana dia akan pergi? Dia tidak bisa kembali tinggal penuh-
               waktu dengan keluarga Dursley, tidak sekarang setelah dia mengenal dunia yang
               lain. Mungkin dia bisa pindah ke rumah Sirius, seperti yang telah disarankan

               Sirius setahun yang lalu, sebelum dia terpaksa kabur dari Kementerian? Apakah
               Harry akan diizinkan tinggal di sana sendiri, mengingat dia masih di bawah
               umur? Atau apakah masalah ke mana dia akan pergi seterusnya ditentukan
               baginya? Apakah pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Internasional
               olehnya cukup parah untuk mendaratkannya ke sebuah sel di Azkaban?
               Kapanpun pikiran ini muncul, Harry tanpa kecuali meluncur turun dari tempat
               tidurnya dan mulai berjalan bolah-balik lagi.


               Pada malam keempat setelah kepergian Hedwig Harry sedang berbaring dalam
               salah satu fase tidak acuhnya, sambil menatap langit-langit, pikirannya yang
               kelelahan agak kosong, ketika pamannya memasuki kamar tidurnya. Harry
               melihat pelan-pelan ke arahnya. Paman Vernon sedang mengenakan setelan
               terbaiknya dan sebuah ekspresi sangat puas diri.


               'Kami akan keluar,' katanya.


               'Maaf?'


               'Kami -- maksudnya, bibimu, Dudley dan aku -- akan keluar.'
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57