Page 524 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 524
cahaya adalah api dan sebuah lilin yang bergoyang-goyang, yang menerangi
sisa-sisa dari makan malam sendirian. Kreacher sedang menghilang lewat pintu
ke aula, melihat balik kepada mereka dengan dengki sementara dia menyentak
naik kain cawatnya; Sirius sedang menyuruh mereka bergegas, tampak cemas.
Dia tidak bercukur dan masih mengenakan baju sehari-hari; ada juga sedikit bau
minuman apak seperti Mundungus pada dirinya.
'Apa yang terjadi?' dia berkata, merentangkan satu tangan untuk membantu
Ginny naik. 'Phineas Nigellus bilang Arthur terluka parah --'
'Tanya Harry,' kata Fred.
'Yeah, aku sendiri ingin mendengarnya,' kata George.
Si kembar dan Ginny sedang menatapnya. Langkah-langkah kaki Kreacher telah
terhenti di tangga di luar.
'Begini --' Harry mulai; ini bahkan lebih buruk daripada memberitahu
McGonagall dan Dumbledore. 'Aku mendapatkan -- semacam -- penglihatan ..'
Dan dia memberitahu mereka semua yang telah dia lihat, walaupun dia
mmengubah cerita itu sehingga kedengarannya seakan-akan dia telah
menyaksikan dari samping ketika ular itu menyerang, bukannya dari belakang
mata ular itu sendiri. Ron, yang masih sangaat putih, memandangnya sekilas,
tetapi tidak berbicara. Ketika Harry telah selesai, Fred, George dan Ginny terus
menatapnya sejenak. Harry tidak tahu apakah dia hanya membayangkan atau
tidak, tetapi dia merasa ada sesuatu yang menuduh dalam pandangan mereka.
Well, jika mereka akan menyalahkan dia hanya karena melihat penyerangan itu,
dia senang dia tidak memberitahu mereka bahwa dia telah berada di dalam ular
itu pada saat itu.
'Apakah Mum ada di sini?' kata Fred, menoleh kepada Sirius.
'Dia mungkin bahkan belum tahu apa yang terjadi,' kata Sirius. 'Yang penting
adalah mengeluarkan kalian sebelum Umbridge dapat turut campur. Kukira
Dumbledore sedang memberitahu Molly sekarang.'
'Kami harus pergi ke St Mungo,' kata Ginny mendesak. Dia melihat sekeliling
kepada kakak-kakaknya; mereka tentu saja masih mengenakan piama mereka.
'Sirius, dapatkah kamu meminjamkan kami mantel atau apapun?'
'Tunggu dulu, kalian tidak bisa menyerbu St Mungo begitu saja!' kata Sirius.

