Page 543 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 543
-- BAB DUA PULUH TIGA --
Natal di Bangsal Tertutup
Apakah ini sebabnya mengapa Dumbledore tidak mau lagi menatap mata Harry?
Apakah dia menduga akan melihat Voldemort menatap dari matanya, takut,
mungkin, bahwa warna hijau cemerlangnya mungkin berubah mendadak
menjadi merah tua, dengan anak mata bercelah seperti kucing? Harry ingat
bagaimana wajah Voldemort yang mirip ular pernah sekali keluar dari balik
kepala Profesor Quirrel dan menarikan jari-jarinya ke balik kepalanya sendiri,
bertanya-tanya seperti apa rasanya kalau Voldemort meledak keluar dari
tengkoraknya.
Dia merasa kotor, terkontaminasi, seakan-akan dia sedang membawa kuman
mematikan, tak berharga untuk duduk di Kereta Bawah Tanah kembali dari
rumah sakit dengan orang-orang bersih, tak bersalah yang pikiran dan tubuhnya
bebas dari noda Voldemort ... dia bukan hanya telah melihat ular itu, dia telah
menjadi ular itu, dia tahu itu sekarang ...
Sebuah pikiran yang benar-benar mengerikan timbul pada dirinya pada saat itu,
sebuah ingatan yang muncul ke permukaan pikirannya, yang membuat bagian
dalam tubuhnya menggeliat seperti ular.
Apa yang sedang dia kejar, selain para pengikut?
Benda yang hanya bisa dia peroleh secara sembunyi-sembunyi ... seperti sebuah
senjata. Sesuatu yang tidak dimilikinya dulu.
Akulah senjatanya, Harry berpikir, dan rasanya seolah-olah racun sedang
mengalir melalui nadinya, membuatnya kedinginan, menyebabkannya
berkeringat selagi dia berayun bersama kereta api melalui terowongan gelap.
Akulah yang sedang Voldemort coba gunakan, itulah sebabnya mereka
menempatkan pengawal di sekitarku ke manapun aku pergi, bukan untuk
perlindunganku, untuk perlindungan orang-orang lain, hanya saja itu tidak
bekerja, mereka tidak bisa membuat seseorang mengawasiku sepanjang waktu di
Hogwarts ... Aku memang menyerang Mr Weasley tadi malam, itu aku.
Voldemort membuatku melakukannya dan dia mungkin berada di dalam
tubuhku, sedang mendengarkan pikiran-pikiranku saat ini --

