Page 541 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 541
'Ayolah, Harry, ambillah! Kau telah menyelamatkan nyawa Dad. Kalau ada yang
punya hak untuk mengupingnya, kaulah orangnya.'
Menyeringai walaupun sudah mencoba menahannya, Harry mengambil ujung
benang itu dan memasukkannya ke dalam telinganya seperti yang telah
dilakukan si kembar.
'OK, maju!' Fred berbisik.
Benang-benang berwarna daging itu menggeliat seperti cacing kurus panjang
dan merayap ke bawah pintu. Mulanya, Harry tidak bisa mendengar apa-apa,
lalu dia terlompat ketika dia mendengar Tonks berbisik sejelas jika dia berdiri
tepat di sampingnya.
'... mereka menggeledah seluruh daerah itu tetapi tidak bisa menemukan ular itu
di manapun. Kelihatannya telah menghilang setelah menyerangmu, Arthur .. tapi
Kau-Tahu-Siapa tidak mungkin berharap seekor ular bisa masuk, 'kan?'
'Kurasa dia mengirimnya sebagai pengintai,' geram Moody, 'karena tidak
beruntung sejauh ini, benar 'kan?' Tidak, kurasa dia sedang mencoba mendapat
gambaran yang lebih jelas akan apa yang sedang dihadapinya dan kalau Arthur
tidak berada di sana binatang itu mungkin punya lebih banyak waktu untuk
melihat-lihat. Jadi, Potter bilang dia menyaksikan semuanya terjadi?'
'Ya,' kata Mrs Weasley. Dia terdengar agak gelisah. 'Kau tahu, Dumbledore
sepertinya hampir sudah menunggu-nunggu Harry melihat sesuatu seperti ini.'
'Yeah, well,' kata Moody, 'ada sesuatu yang aneh mengenai bocah Potter ini, kita
semua tahu itu.'
'Dumbledore terlihat cemas mengenai Harry ketika aku berbicara dengannya
pagi ini,' bisik Mrs Weasley.
'Tentu saja dia cemas,' geram Moody. 'Anak itu melihat hal-hal dari dalam ular
Kau-Tahu-Siapa. Jelas Potter tidak menyadari apa artinya itu, tapi kalau Kau-
Tahu-Siapa merasukinya --'
Harry menarik Telinga Yang-Dapat-Dipanjangkan keluar dari telinganya sendiri,
jantungnya memukul-mukul amat cepat dan panas menjalar naik ke wajahnya.
Dia melihat sekeliling kepada yang lain. Mereka semua sedang menatapnya,
benang-benang itu masih menjulur dari telinga mereka, semua mendadak tampak
ketakutan.

